Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Seorang Napiter Dapat Pembebasan Bersyarat dari Lapas Lamongan

Juanda (34), seorang napiter yang mendapat Pembebasan Bersyarat di Lapas Kelas IIB Lamongan

Lamongan (beritajatim.com) – Seorang narapidana tindak pidana terorisme (napiter) memperoleh Pembebasan Bersyarat (PB) usai dinyatakan memenuhi syarat dan telah mengikuti pembinaan dengan baik selama di Lapas kelas IIB Lamongan.

Diketahui, seorang napiter yang mendapat Pembebasan Bersyarat tersebut adalah Juanda (34). Ia merupakan narapidana tindak pidana terorisme yang dideportasi dari Afganistan. “Benar hari ini ada salah satu napiter atas nama Juanda yang mendapatkan bebas bersyarat, yang bersangkutan merupakan narapidana yang dideportasi dari Afganistan terkait kasus terorisme,” ujar Plt. Kalapas Kelas IIB Lamongan, Mahrus, Kamis (22/9/2022).

Mahrus juga menegaskan, Juanda mendapat hak Pembebasan Bersyarat (PB) karena telah memenuhi syarat dan mengikuti pembinaan dengan baik selama di dalam Lapas kelas IIB Lamongan, termasuk juga telah berikrar setia kepada NKRI dan Pancasila. Oleh karenanya, Mahrus berpesan pada eks napiter tersebut agar bisa menjalani kehidupan lebih baik lagi dan selalu ingat akan ikrarnya pada NKRI dan Pancasila. Bahkan, ia juga berharap Juanda lagi terjerumus ke kehidupannya yang dulu.

Pasalnya, kesempatan untuk mendapatkan PB ini tidak akan datang 2 kali. Sehingga Mahrus meminta agar Juanda tidak menyalahgunakan dan menyia-nyiakan hak yang diberikan negara kepadanya. Ia juga menyebut bahwa hak integrasi tidak diberikan untuk yang kedua kalinya bagi siapapun yang terbukti melakukan tindak pidana lagi selama menjalani masa percobaan, baik itu Cuti Bersyarat (CB), Pembebasan Bersyarat (PB), cuti menjelang bebas, maupun asimilasi di rumah.

“Semoga mas Juanda dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat, ingat akan ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila. Jika mengulang tindak pidana, maka SK tersebut akan dicabut,” tandasnya.

Lebih lanjut Mahrus mengungkapkan, dengan bebas bersyaratnya Juanda dari Lapas Lamongan, maka saat ini sudah tidak ada lagi Napi kasus tindak pidana terorisme di Lapas Lamongan. “Dengan bebas bersyaratnya Juanda maka sudah tidak ada lagi narapidana tindak terorisme di Lapas Lamongan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, saat menginjakkan kakinya di pelataran luar Lapas Kelas IIB Lamongan, Juanda mengaku bersyukur karena mendapat bebas bersyarat. Setelah ini, Juanda mengaku akan kembali ke keluarga dan bermasyarakat seperti yang lain. “Senang akhirnya bisa bebas,” tutur Juanda. [riq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev