Hukum & Kriminal

Senangnya Anak Yatim Dapat Hadiah di HUT Ke-10 Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Anak panti asuhan mendapatkan tas dan alat tulis saat HUT Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (28/1/2020). Namun tak semua anak panti ini dapat tas dan alat tulis. (Manik Priyo Prabowo).

Surabaya (beritajatim.com) – Rasa gembira tersirat di wajah anak-anak panti asuhan yang turut hadir dalam perayaan HUT Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ke-10, Selasa (28/1/2020).

Anak-anak panti dari kalangan muslim dan non muslim mengaku senang dengan acara hari jadi polres ini. Seperti yang disampaikan Ade Kurniawan, salah satu anak panti KH Masmansyur 2 karena dirinya mendapat makan dan uang saku. Hanya saja, sebagai anak-anak, Ade mengaku sedih karena tak dapat tas dan alat tulis yang bisa ia pakai tuk ke sekolah. “Senang dapat uang saku dan makan, tapi saya gak dapat tas. Padahal teman saya dapat tas semua,” cetusnya kepada beritajatim.com.

Seperti dijelaskan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Faisol Amir menjelaskan, setidaknya ada 500 undangan ke anak yatim, penyapu jalanan, janda dan orang tak mampu mendapatkan bantuan dalam HUT ke-10 Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini.

Selain memberikan uang saku, makanan dan peralatan sekolah yakni tas, buku dan alat tulis, polres juga memberikan bantuan sembako, dan pengobatan gratis. “Ada 500 an undangan buat yatim, lansia dan petugas kebersihan. Kita sediakan sejumlah bantuan baik sembako, pengobatan gratis, maupun bantuan tas serta alat tulis,” jelasnya.

Mendengar kabar ada anak yang tak dapat tas, Wakapolres berjanji akan langsung memerintahkan petugas untuk mengantarkan tas tersebut. Sebab, seluruh anak yang diundang diharapkannya dapat bantuan seperti yang disediakan untuk merayakan ultah ke 10 ini. “Saya minta maaf dan nanti akan ada petugas yang mengantar tas serta alat sekolah ke anak tersebut,” jelasnya singkat.(man/kun)

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar