Hukum & Kriminal

Sempat Minta Minum, Rampok Todongkan Pistol ke Pemilik Toko

Sampang (beritajatim.com) – Zahra pemilik toko perlengkapan bayi di jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang jadi korban perampokan dengan senjata api mengaku diancam akan dibunuh jika berteriak.

“Saya ditodong dengan senjata api dan diancam,” terangnya dengan gemetaran saat menceritakan kronologis perampokan, Rabu (4/3/2020).

Zahra juga menegaskan jika pelaku perampokan tersebut sendirian. Bahkan, sempat meminta minum kepada korban. “Setelah mengambil uang yang berserakan di lantai pelaku kabur ke barat lalu ke selatan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, perampok tersebut juga meminta Zahra membuka perhiasanya. Tetapi, beruntung perhiasan itu tidak sampai dibawa kabur perampok karena pelaku terlihat amatiran karena gugup.

“Hanya uang yang dibawa, perhiasanya lupa padahal sudah saya buka,” tambahnya.

Sebelumnya, menurut Deni anak korban pelaku perampokan itu perpura-pura hendak membeli susu SGM 3. “Sebelum melakukan perampokan pelaku berpura-pura membeli susu,” ujarnya.

Pasca perampokan tersebut Deni mendatanggi Mapolres Sampang untuk melapor yang jaraknya hanya beberapa meter dari toko perlengkapan bayi. Tak lama kemudian, sejumlah polisi berpakaian preman tiba di lokasi.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar