Hukum & Kriminal

Semester Pertama, Kejari Surabaya Tangani 6 Dugaan Kasus Korupsi

Surabaya (beritajatim.com) – Memasuki awal bulan Juni 2021, beberapa gebrakan sudah dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Korps Adhyaksa yang ada di Jalan Sukomanunggal ini menangani enam perkara dugaan korupsi.

Perkara yang ditangani tim pidana khusus ini diantaranya adalah penyaluran kredit yang diindikasi ada kecurangan atau froud yang melibatkan beberapa Bank Pemerintah.

“Ada 6 perkara. Ditangani sama pidsus. Prosesnya masih tahap penyidikan. Jadi itu pengajuannya tidak sesuai prosedur di Bank Pemerintah. Nilainya macam-macam pengajuannya. Ada yang Rp30 miliar dan Rp800 juta. Itu di dua Bank,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya Anton Delianto disela-sela acara bersepedah, Jumat (4/6/2021).

Dijelaskan Anton, penyimpangan dalam pemberian kredit dari Bank Pemerintah ini lanjutnya, salah satunya diberikan pada satu PT yakni ABI. Untuk saat ini, tim penyidik pidsus Kejari Surabaya masih terus mengumpulkan alat bukti untuk sebagai dasar penetapan tersangka.

“Kita tetap On the track untuk mengumpulkan alat bukti,” jelasnya.

Lebih lanjut Anton mengatakan, dari kecurangan fraud Bank Pemerintah tersebut 2 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua tersangka ditahan sejak bulan April 2021.

“Mereka berinisial S, selaku direktur perusahaan dan A dari Perbankan,” lanjut Anton.

Ia menambahkan, ada beberapa modus untuk mengaburkan perbuatan para tersangka dalam pemberian kredit yang tidak sesuai peruntukkan alias fiktif.

“Kita masih terus penyidikan. Ada kemungkinan tersangka baru. Kita masih telusuri uangnya kemana supaya kita bisa mengetahui berapa kerugian negara,” imbuhnya.

Anton menegaskan, semua perkara yang saat ini ditangani oleh pihaknya, tetap dilanjutkan sesuai dengan prosedur dan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga mewanti-wanti jajarannya untuk selalu profesional dalam menjalankan tugas dan menjaga nama baik korps Adhyaksa.

“Saya selalu wanti-wanti pada teman-teman untuk tetap profesional,” tegasnya. [uci/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar