Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Semester 1 2022, Permohonan Paspor di Kantor Imigrasi Kediri Melonjak

Kediri (beritajatim.com) – Sejak periode Januari hingga Juni 2022 atau semester pertama tahun ini, jumlah penerbitan paspor di Kantor Imigrasi Kediri meningkat tajam. Kantor Imigrasi Kediri mencatat pada semester 2 tahun lalu jumlah penerbitan hanya 5.287 buku paspor.

Sementara untuk semester pertama tahun ini, jumlah penerbitan paspor sudah mencapai 16.545 buku paspor. Secara persentase dibandingkan tahun lalu mengalami kenaikan sebesar 312,94 persen.

Kepala Kantor Imigrasi Kediri, Erdiansyah mengatakan kenaikan penerbitan paspor sangat signifikan dibandingkan masa pandemi. Hal ini terjadi karena mulai dibukanya ibadah umroh dan juga mulai longgarnya syarat penerbangan serta pintu kedatangan di negara tujuan. Ia menjelaskan pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kediri rata-rata untuk tujuan ibadah umroh, berwisata dan pekerja migran.

“Saat ini permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kediri melayani hingga 150 permohonan perhari berbeda dengan periode yang sama tahun lalu. Untuk itu selama bulan Juli 2022, Kantor Imigrasi Kediri menyediakan 3150 kuota M-Paspor atau rata-rata 150 per hari. Bagi masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri dapat memanfaatkan hal tersebut,” ungkap Erdiansyah.

Sebagaimana diketahui, pelayanan permohonan paspor dilayani melalui Aplikasi MPaspor yang tersedia di Playstore dan Appstore. Dalam aplikasi ini, permohon paspor dapat mememilih tanggal kedatangan dan juga kantor imigrasi tujuan.

Selain itu, dalam aplikasi M-Paspor terdapat fitur-fitur meliputi pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) awal, reschedule jadwal kedatangan, cek status permohonan paspor, validasi nomor induk kependudukan (NIK), dan juga integrasi dokumen perjalanan.

“Kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan mulai longgarnya perjalanan internasional secara otomatis keinginan masyarakat ke luar negeri baik wisata, sekolah, umroh dan pekerja migran akan semakin meningkat”, paparnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan kuota M-Paspor akan ditambah jika terjadi kenaikan animo masyarakat dalam mengajukan permohonan paspor untuk bepergian ke luar negeri.

Selama Bulan Juli 2022, Tersedia 3150 Kuota Permohonan Paspor

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, sejak Januari 2022 lalu mengenalkan aplikasi M-Paspor untuk mempermudah pembuatan paspor. Aplikasi M-Paspor merupakan aplikasi yang dapat
digunakan oleh masyarakat untuk pengajuan permohonan paspor baru dan
penggantian paspor secara online.

“Melalui M-Paspor, pemohon paspor dapat mengajukan permohonan dengan
mengunggah berkas ke aplikasi yang tersedia untuk pengguna android maupun IOS,” ungkap Erdiansyah, Kepala Kantor Imigrasi Kediri.

Dengan adanya aplikasi tersebut, maka para pemohon paspor tidak perlu menunggu lama petugas mengunggah dan memasukkan data permohonan. Selain itu, dalam aplikasi M-Paspor terdapat fitur-fitur meliputi pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) awal, reschedule jadwal kedatangan, cek status permohonan paspor, validasi nomor induk kependudukan (NIK), dan integrasi dokumen perjalanan.

“Selama bulan Juli 2022 di Kantor Imigrasi Kediri tersedia 3150 kuota atau rata-rata 150 per hari. Untuk itu masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri dapat memanfaatkan hal tersebut”, ujar Erdiansyah.

Untuk mempermudah pelayanan Kantor Imigrasi Kediri juga melayani pengurusan paspor di Mall. Layanan yang dinamakan Radisenggol (Imigrasi Kediri Sobo Neng Mol) ini tersedia setiap Selasa dan Rabu pukul 11.00–15.00 WIB dengan kuota 15 permohonan. “Masyarakat tak perlu datang ke Kantor Imigrasi, pengurusan paspor dapat dilakukan secara walk-in sambil belanja di Kediri Town Square”, tambah Erdiansyah.

Meski dilakukan di mall, Erdiansyah memastikan standar pengurusan paspor sama persis dengan layanan di Kantor Imigrasi. Karena itu dia meminta masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut untuk mengurus paspor dengan mudah.

Sementara itu, selama semester pertama tahun 2022 terjadi peningkatan cukup tinggi permohonan paspor yakni 16.545 buku paspor, meningkat 312,94 persen dari semester kedua tahun lalu. Peningkatan ini disebabkan antara lain mulai dibukanya ibadah umroh, dan juga mulai dibukanya pintu kedatangan di negara lain. [nm/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar