Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Sembunyikan Sabu di Tempat Sampah, Pengedar asal Sidoarjo Dibekuk Polisi

Tersangka IA saat diamankan Satres Polrestabes Surabaya.

Surabaya (beritajatim.com) – IA (23), warga Desa Jambangan, Candi, Sidoarjo diamankan Satreskoba Polrestabes Surabaya karena kedapatan memiliki sabu di rumahnya. Tersangka ditangkap pada Jumat (12/11/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri menjelaskan, penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai aktivitas IA di rumahnya. Mendapat informasi tersebut, petugas lalu melakukan profiling.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan pengamatan, tersangka merupakan penyalahguna narkoba, sehingga dilakukan upaya penangkapan di rumahnya,” terang Daniel, Selasa (23/11/2021).

Daniel menambahkan, setelah menangkap tersangka di rumahnya, polisi lalu melakukan penggeledahan. Dari penggeledahan tersebut petugas dilapangan mendapatkan barang bukti 4 poket sabu yang disimpan di tempat sampah.

“Awalnya anggota hanya mendapati barang bukti alat hisap, namun setelah dilakukan penggeledahan, anggota kami di lapangan mendapati bukti lainnya diantaranya 4 poket sabu seberat 16,61 gram, 2 bendel plastik klip, 1 unit timbangan elektrik dan alat pres, yang disimpan di tempat sampah,” tambahnya.

Dalam pengakuan kepada petugas, pemuda pengangguran ini baru sebulan menjalani profesinya sebagai pengedar sabu, setelah dihubungi oleh BD (DPO) bandar yang menyuplai barang terhadap dirinya.

“Tersangka mengaku dihubungi BD melalui ponsel dan belum berkomunikasi secara langsung, dimana transaksi yang dilakukan dengan sistem ranjau. Namun kami masih terus melakukan pendalaman,” pungkas Daniel.

Tersangka IA sendiri mengaku mendapat upah 5 juta setiap paket yang dikirim habis terjual. Sementara disinggung terhadap bandar yang mnyuplai, Daniel mengaku sedang melakukan penyelidikan lebih intensif.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam pidana selama 20 tahun penjara. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar