Hukum & Kriminal

Semalam, 3 Pengedar Sabu di Jombang Diringkus Polisi

Hendy Sudaryanto alias Siwo (38) dan Heru Nurcahyono alias Sekreng, berikut barang bukti yang disita polisi

Jombang (beritajatim.com) – Satuan Reserse dan Narkoba Polres Jombang membekuk tiga orang yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu (SS). Dari mereka polisi menyita barang bukti berupa SS seberat 5 gram lebih.

Penangkapan tiga pelaku tersebut dilakukan di dua tempat pada Selasa (16/9/2019) malam. Lokasi pertama, korps berseragam coklat mengerebek sebuah rumah di Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak. Dari penggerebekan itu, polisi menangkap Sony Hidayat alias Hokir (41), warga Desa Candimulyo, Jombang.

Selain menangkap Hokir, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,31 gram yang terselip dibungkus bekas, kemudian satu buah pipet kaca diduga masih ada sisa sabu habis dipakai dengan berat kotor 1,86 gram.

Sony Hidayat yang digerebek di rumahnya Desa Plosogenuk, Perak

“Kami juga menyita seperangkat alat isap sabu yang sudah terakit atau bong, tiga potong sedotan plastik sebagai skop yang berada di kotak kacamata warna biru, satu buah korek api warna kuning, satu botol plastik kecil warna putih yang sudah dimodifikasi sebagai komporm satu kotak bekas dosbook berisi beberapa plastik klip bekas isi sabu habis dipakai, satu pak sedotan plastik warna putih, satu buah gunting kecil warna hitam, serta HP merk oppo warna merah kombinasi hitam berikut simcard-nya,” kata Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Mochammad Mukid, Kamis (19/9/2019).

Dari keterangan Hokir, polisi melakukan pengembangan. Beberapa jam kemudian mereka menggerebek rumah di Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang. Dua orang tertangkap usai menikmati barang haram itu. Masing-masing Hendy Sudaryanto alias Siwo (38), seorang tukang parkir warga setempat. Kemudian Heru Nurcahyono alias Sekreng (32), pedagang online yang ber-KTP di Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang.

Dari penggerebekan itu, polisi menyita sabu dengan berat 5,18 gram yang dikemas dalam berbagai ukuran. Selanjutnya, satu buah pipet kaca diduga masih ada sisa sabu habis dipakai dgn berat kotor 2,75 gram, serangkat alat hisap sabu yang sudah terakit (bong), serta satu potong sedotan plastik sebagai skrop.

“Kami juga menyita dua korek api kuning dan biru yang difungsikan sebagai kompor, kemudian satu botol plastik berisi alkhohol sebagai pembersih, satu pack cottonbud, dua buah HP merk oppo warna hitam masing-masing berikut simcard-nya, serta uang tunai sebesar Rp 1,1 juta,” pungkas Mukid. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar