Hukum & Kriminal

Selama PPKM, Satsabhara Sita 2 Ribu liter Miras dan 190 Motor Knalpot Brong

Kepolisian Satuan Sabhara Polrestabes Surabaya menggelar perkara tindak pidana ringan di Mapolrestabes, Jumat (19/3/2021). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Puluhan sepeda angin tampak tarkir terbalik di parkir Satuan Sabhara PolrestBes Surabaya, Jumat (29/3/2021). Tak hanya itu, tercatat 191 lebih sepeda motor knalpot brong dan 2000 liter lebih miras juga turut disita polisi. Penyitaan ini dilakukan karena pada pemilik melanggar aturan PPKM dan tindak pidana ringan (tipiring) penjualan minuman keras tanpa izin.

Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Herman Priyanto menjelaskan, selama pelaksanaan PPKM Januari 2021 hingga Maret 2021 ini tercatat banyak pelanggaran. Selain pelangggaran akan aturan PPKM, juga ada pelanggaran tinfak pidana ringan menjual miras tanpa izin.

“Ada 58 sepeda angin, 191 motor knalpot brong dan ribuan liter miras oplosan jenis cukrik yang diamankan. Untuk sepeda yang disita karena aksi balap liar dan melanggar PPKM tentang krumunan,” paparnya.

Lebih lanjut AKBP Herman memaparkan, sejumlah motor sudah diambil pemilik karena melengkapi berkas dan berkenan mengganti knalpot standar. Sedangkan untuk sepeda motor yang gak terambil akan dilakukan pengecekan adanya dugaan hasil pidana curanmor.

“Ada kemungkinan jika sepeda motor gak diambil maka masuk kategori barang bukti ranmor. Tapi nanti akan dikoordinaksikan dengan Satlantas untuk pengecekan surat dan Satreskrim untuk laporan pencurian motor,” lanjutnya.

Sementara itu saat ditanya apakah pelaku mendapat sanksi, Herman menyebutkan bahwa sejumlah pemilik miras ini sudah menjalani sidang tipiring. Sedangkan untuk pemilik motor dan sepeda, juga dilakukan sidang tipiring pelanggaran PPKM.

“Semua sanksi diterapkan tentang tipiring. Karena pelanggaran ringan. Sudah ada yang sidang ada juga yang belum sidang,” pungkasnya. [man/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar