Hukum & Kriminal

Selama 2020, Angka Kecelakaan di Kabupaten Mojokerto Turun 9,46 Persen

Waka Polres Mojokerto, Kompol David Prasojo didampingi Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba saat rilis di Mapolres Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Angka kecelakaan yang terjadi di sepanjang tahun 2020 di wilayah hukum Polres Mojokerto mengalami penurunan dibanding 2019. Yakni dari 951 kejadian di 2019 turun menjadi 861 kejadian di 2020 atau terjadi penurunan 9,46 persen.

Hal tersebut disampaikan Wakapolres Mojokerto Kompol David Prasojo dalam Konferensi Pers Akhir Tahun. “Ada penurunan sebesar 9,46 persen. Termasuk jumlah korban, luka berat 64,74 persen dan luka ringan 16,5 persen. Namun untuk meninggal naik 17,10 persen,” ungkapnya, Kamis (31/12/2020).

Masih kata Waka, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan di jalan raya tahun 2019 sebanyak 152 orang dan tahun 2020 sebanyak 178. Korban luka berat tahun 2019 sebanyak 31 orang dan tahun 2020 sebanyak 10 orang. Kemudian luka ringan tahun 2019 sebanyak 1.069 orang dan tahun 2020 sebanyak 893.

“Sementara jumlah kerugian materiil tahun 2019 sebesar Rp781.350.000, tahun 2020 sebesar Rp770.950.000. Dengan penyelesaian kasus kecelakaan meningkat 8,25 persen dibanding tahun 2019 yakni dari 16 kasus di tahun 2019 menjadi 17 kasus di tahun 2020,” katanya.

Wakapolres menjelaskan, dibutuhkan kerja keras lagi agar jumlah kecelakaan maupun jumlah korban meninggal di jalan akibat kecelakaan tidak terjadi peningkatan. Jumlah pelanggaran yang membuat petugas harus melakukan tindakan juga mengalami penurunan sebesar 37,39 persen.

“Tahun 2019 jumlah tilang ada 28.618 dan tahun 2020 ada 17.916. Namun jumlah teguran mengalami peningkatan 485,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Yakni dari 4.844 menjadi 28.379. Dengan jenis pelanggaran mulai muatan, kecepatan, marka, surat-surat, syarat kelengkapan dan lainnya,” jelasnya. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar