Hukum & Kriminal

Selain Salak, Tahu Berisi Pil Koplo Juga Pernah Diselundupkan ke Lapas Jombang

Foto dok

Jombang (beritajatim.com) – Kepala Satuan Reskoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid mengatakan, penyelundupan narkoba ke Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) setempat bukan terjadi sekali ini saja.

Beberapa waktu sebelumnya ada kejadian serupa. Yakni, tahu berisi pil koplo. Hanya saja, petugas tidak berhasil membongkar siapa pengirim barang haram tersebut. Karena tidak ada tulisan pengirim dan napi penerima tahu berisi pil koplo tersebut.

Hal itu berbeda dengan pengiriman salak berisi 1.815 pil koplo ke Lapas Jombang pada Senin (24/8/2020). Petugas mudah melakukan pelacakan karena di bungkus (plastik kresek) tercantum nama penerima dan pengirim.

“Dulu pernah ada kejadian serupa. Tapi media yang digunakan adalah tahu. Nah, pil koplo dimasukkan ke dalam makanan tersebut dan dikirim ke Lapas. Berhasik disita, tapi pelakunya tidak terlacak,” kata Mukid menjelaskan, Rabu (26/8/2020).

Tentang salak berisi pil koplo, Mukid mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendalaman. Hari ini polisi berencana melakukan konfrontir terhadap Hermanto alias Baron (36), salah satu napi Lapas Jombang. Itu karena Hermanto adalah napi yang dikirimi salak tersebut.

Sedangkan pengirimnya, Vina (33), yang tak lain istri Hermanto sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu. “Konfontir ini penting dilakukan untuk mengetahui siapa pemasok pil koplo dalam salak. Karena Vina mengaku hanya sebagai kurir yang mendapat upah Rp 200 ribu,” pungkas Mukid. [suf/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar