Hukum & Kriminal

Sekjen PDIP Kembali Diperiksa KPK

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto

Jakarta (beritajatim.com) – Sekretaris PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasto diperiksa dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait penetapan anggota DPR RI periode 2019-2024. “Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto diperiksa sebagai saksi,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (26/2/2020).

Ali menambahkan, Hasto diperiksa untuk tersangka Komisioner KPU Wahyu Setiawan (WS). Namun, Ali tidak menjelaskan materi pemeriksaan terhadap Hasto.

Sementara Hasto telah memenuhi panggilan penyidik sejak pukul 09:30. Menurutnya, pemanggilan kali ini melanjutkan pemeriksaan sebelumnya. “Saya datang memenuhi panggilan undangan dari penyidik KPK, bersifat rahasia untuk menjadi saksi,” ujar Hasto.

Sebelumnya, Hasto telah diperiksa pada kasus yang sama pada Jumat (24/1/2020) lalu. Saat itu, Hasto diperiksa untuk tersangka Saeful Bahri.

Seperti diketahui, dalam kasus ini KPK telah menetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan (WSE) sebagai sebagai tersangka terkait penetapan anggota DPR RI periode 2019-2024. Wahyu ditetapkan sebagai tersangka bersama Agustiani Tio Fridelina (ATF) yang merupakan Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu sekaligus orang kepercayaan Wahyu. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.

Adapun tersangka pemberi suap yakni Harun Masiku (HAR) dan Saeful (SAE) yang nerupakan pihak swasta. Lili menambahkan, penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai pemberi suap disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. KPK meminta tersangka HAR segera menyerahkan diri ke KPK dan pada pihak lain yang terkait dengan perkara ini agar bersikap koperatif. (hen/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar