Hukum & Kriminal

Sekap Warga Duduksampeyan Pakai Sajam, Pelaku Dimassa Warga Hingga Meninggal

Gresik (beritajatim.com) – Kasus penyekapan dua warga Desa Sumengko RT 04 RW 02, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Ngatiyah (60), dan Musofa (38) berlangsung tegang.

Pasalnya, pelaku yakni Sukitno (39) warga asal Desa Glagu, Kecamatan Deket, Lamongan yang menyekap korban pakai senjata tajam (Sajam) akhirnya dimassa warga hingga meninggal dunia.

Kronologis kasus penyekapan ini berawal pelaku (Sukitno) bertamu di rumah korban dengan alasan teman suaminya Musofa yang bernama Sholeh. Selanjutnya, korban Musofa memberitahu bahwa suaminya tidak ada di rumah. Tiba-tiba pelaku langsung melakukan penyekapan Ngatiyah dan Musofa di kamar dengan menggunakan sajam.

Karena disekap korban kemudian berteriak. Teriakan korban terdengar oleh Ebit (16) anak tetangga korban. Ebit berusaha mencari tahu ada teriakan orang meminta tolong.

Setelah diketahui teriakan tersebut berasa di sebelah rumahnya. Kemudian Ebit mendobrak pintu belakang rumah. Dirinya, melihat dua korban dipukuli dengan dua alat sajam berupa besi panjang 30 dan 40 cm ke kepala korban.

Mengetahui hal itu, saksi Ebit selanjutnya keluar rumah lalu meminta bantuan warga. Tidak lama kemudian tetangga korban datang lalu langsung masuk ke kamar.

Kemudian memukuli pelaku beramai-ramai hingga tak berdaya. Beruntung aksi warga diketahui anggota Polsek Duduksampeyan yang sedang melakukan patroli.

Kemudian mengamankan pelaku dari amukan warga. Pelaku yang mengalami luka sangat serius dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Namun, saat sampai di rumah sakit pelaku sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Pelaku mengalami luka yang sangat parah setelah dimassa warga yang mengaku geram atas perbuatannya yang menyekap warga Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan,” ujar Kapolsek Duduksampeyan AKP I Made Jatinegara,” Rabu (27/11/2019).

Lebih lanjut I Made Jatinegara menuturkan, terkait dengan kasus ini pihaknya masih menyelidiki motif penyekapan yang dilakukan pelaku.

“Sejumlah saksi-saksi sudah kami mintai keterangan. Kedua korban sudah mendapat perawatan medis karena mengalami luka-luka sewaktu disekap. Rumah korban sudah police line guna memudahkan olah TKP,” tandasnya. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar