Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Sekap Nenek, Pria Pemborong Mangga Gasak Kalung Emas 100 Gram

Tuban (beritajatim.com) – Dalam kurun waktu sekitar satu minggu, petugas kepolisian dari anggota Resmob Sat Reskrim Polres Tuban berhasil membekuk pelaku perampokan dan penyekapan terhadap seorang nenek bernama Samsi (73), warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.

Dalam kasus perampokan itu pelaku yang diketahui bernama Tasminto (30), warga Dusun Kenthu, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban itu berhasil menggasak 100 gram kalung emas milik korban.

Kini pelaku yang biasa memborong buah Mangga itu sudah ditahan di Polres Tuban untuk proses hukum lebih lanjut, Senin (18/10/2021).

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, aksi perampokan terhadap seorang wanita usia lanjut itu terjadi pada tanggal 5 Oktober 2021 lalu. Yang mana saat itu pelaku Tasminto yang sudah mengetahui seluk beluk dari rumah nenek tersebut langsung masuk ke dalam rumah korban melalui dapur.

“Modusnya tersangka ini memasuki rumah korban melalui dapur,” terang AKBP Darman, Kapoles Tuban saat melakukan pers release pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan itu.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah korban, pelaku kemudian mencekik seorang nenek yang tinggal sendirian di rumahnya itu tanpa adanya perlawanan dari korban. Karena sudah berusia lanjut, korban hanya bisa pasrah dan kemudian pelaku mengambil kalung yang dipakai oleh korban.

“Setelah dicekik kemudian tersangka mengambil perhiasan kalung emas yang dipakai korban. Perhiasan kalung emas itu seberat 100 gram,” tambah Kapolres Tuban.

Setelah kejadian perampokan itu, korban langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian jajaran Polres Tuban. Selanjutnya, petugas yang mendapatkan laporan kemudian melakukan penyelidikan dengan mencari keberadaan pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya lantaran sudah sering berada di kawasan Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban itu.

“Alhamdulillah dalam proses penyelidikan tersangka berhasil diungkap dan ditingkap oleh Resmob Sat Reskrim Polres Tuban. Saat ditangkap, perhiasan kalung emas milik korban itu sudah dijual oleh tersangka,” sambung AKBP Darman.

Sementara itu, dari hasil proses penyelidikan Tasminto mengakud telah menjual kalung emas seberat 100 gram itu kepada seseorang secara online dan kemudian COD dengan pembelinya seharga sebesar Rp 10.500.000. Selanjutnya, saat ditangkap uang hasil penjualan kalung emas rampokan itu sebagian telah digunakan oleh tersangka dan tinggal tersisa sebesar Rp 6,5 juta.

Kini barang bukti uang sisa hasil penjualan perhiasan kalung emas yang telah dirampok oleh Tasminto diamankan di Polres Tuban sebagai barang bukti. Petugas kepolisian masih melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap pelaku perampokan itu apakah masih ada korban lainnya atau tidak.[mut/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar