Hukum & Kriminal

Sekap Mantri Hutan, Dua Pelaku Pencurian Kayu Ditembak Polisi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro mengamankan dua orang pelaku pencurian kayu di RPH Beji, Petak 20 18A, Desa/Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Dua pelaku sempat menyekap mantri hutan yang sedang berjaga. Polisi akhirnya menembak bagian kaki pelaku saat diamankan.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan penangkapan dua pelaku saat ini masih dikembangkan. Sebab, masih ada delapan pelaku yang masih dalam proses pengajaran. Kedua pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dan dikenai Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.

“Ancamannya berat maksimal 12 tahun penjara karena ada bentuk ancaman menggunakan senjata tajam jenis parang dan menyekap korban serta dilakukan lebih dari dua orang,” ujarnya, Jumat (26/7/2019).

Peristiwa pencurian tersebut dilakukan malam hari pada Selasa (19/2/2019). Saat itu, dua tersangka berinisial DR dan SD keduanya Warga Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban dihubungi oleh pelaku lain, berinisial TB. TB yang mengajak kedua tersangka melakukan pencurian kayu jenis Sonokeling kini menjadi daftar pencarian orang (DPO).

“Pelaku menyekap dua korban di gubuk dengan mengikat tangan dan kakinya menggunakan tali rafia. Pelaku lain berjaga dan ada yang bertugas mencuri kayu,” terang Kapolres.

Korban akhirnya bisa lepas dan selamat setelah pelaku melancarkan aksinya. Usai terbebas, korban kemudian melaporkan kejadian yang dialami ke Mapolres Bojonegoro.

Hasil pengembangan yang dilakukan pihak kepolisian, dua tersangka diamankan pada 24 Juli 2019. Kedua tersangka yang diamankan ditembak bagian kaki lantaran melawan petugas saat hendak diamankan.

Beberapa barang bukti diamankan di Mapolres guna proses hukum lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan diantaranya, dua buah parang, handphone, serta 26 kayu jenis Sonokeling hasil curian yang sekarang masih dititipkan di perhutani. [lus/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar