Hukum & Kriminal

Sejumlah Barang Bukti Hasil Kejahatan Dimusnahkan Polres Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto memusnahkan sejumlah barang bukti hasil Operasi Aman Semeru 2019 di halaman Mapolres Mojokerto, Kamis (19/12/2019). Selain memusnahkan sejumlah barang bukti, ada sebanyak 113 tersangka berhasil diamankan dari tujuh kasus berbeda.

Yakni pencurian dengan pemberatan (Curat) sebanyak tujuh tersangka dengan barang bukti dua handphone (HP) merk Oppo, satu HP merk Samsung, satu HP merk LP, satu HP merk Nokia, satu dosbox HP, satu cutter, satu buah laptop merk Asus, satu buah kamera merk Canon 1200 D warna hitam.

Sebuah tas laptop warna hitam, satu tas kamera warna hitam kombinasi kuning, sebuah jaket warna hitam, celana warna hitam, helm warna biru, tujuh buah gergaji besi, satu buah obeng, satu buah linggis dan satu buah kotak amal. Dari kasus Pencurian dan Kekerasan (Curas) diamankan satu tersangka dengan barang bukti visum et repertum.

Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) diamankan satu tersangka dengan barang bukti satu unit kendaraan sepeda motor Honda Beat nopol S 4971 PM, sebuah kunci kontak sepeda motor dan satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Dari kasus minuman keras (miras) diamankan 34 tersangka.

Dengan barang bukti 826 botol miras dengan rinciannya 187 botol arak, 579 botol bir, 45 botol anggur, 25 botol vodka dan uang sebesar Rp10 ribu. Dari kasus premanisme, petugas mengamankan 68 tersangka dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp961.500. Sementara dari kasus narkoba diamankan dua tersangka.

Dari dua tersangka tersebut, diamankan sejumlah barang bukti diantaranya, enam poket sabu dalam kemasan plastik klip dengan berat kotor 2,64 gram, satu unit HP merk Samsung dan satu unit timbangan digital warna hitam. Secara simbolis, pemusnahan diawali dengan pelemparan botol dan dilanjutkan dilindas dengan alat berat.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, pemusnahan barang bukti yang mudah rusak. “Aturan pemusnahan BB adalah yang mudah rusak, dalam hal ini miras dan bernilai ekonomi tinggi yang harus diperawatkan. Untuk BB miras, baru diamankan 5 hari lalu,” ungkapnya, Kamis (19/12/2019).[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar