Hukum & Kriminal

Sehari, Polresta Mojokerto Jaring 215 Pelanggar Protokol Kesehatan

Operasi Yustisi yang digelar Polresta Mojokerto, Jumat (22/1/2021).

Mojokerto (beritajatim.com) – Dalam sehari, sebanyak 215 pelanggar protokol kesehatan terjaring Operasi Yustisi yang digelar Polresta Mojokerto. Operasi Yustisi digelar dalam rangka Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Operasi Yustisi yang digelar Jumat (22/1/2021) pagi, petugas berhasil menjaring 49 orang pelanggar protokol kesehatan. Sebanyak 20 orang pelanggar terjaring Polresta Mojokerto, sementara sebanyak 29 orang pelanggar terjaring polsek jajaran Polresta Mojokerto.

Jumat sore, sebanyak 36 orang pelanggar protokol kesehatan terjaring dalam operasi yang digelar secara Patroli Mobiling. Sebanyak 36 orang tanpa menggunakan masker di simpang empat PMI Kota Mojokerto. Lalu, sebanyak 36 orang pelanggar dilakukan penyitaan identitas dan Handphone (HP).

Sementara Jumat malam, petugas berhasil menjaring 130 orang pelanggar protokol kesehatan. Sebanyak 103 orang pelanggar terjaring Polresta Mojokerto yang digelar di tiga titik. Sementara sebanyak 27 orang pelanggar dijaring dari Polsek jajaran Polresta Mojokerto.

Kabagsumda Polresta Mojokerto, Kompol Deny Susanto mengatakan, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan digelar Polresta Mojokerto bersama tiga pilar Polres dan Polsek jajaran. Hal itu sesuai Inmendagri Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPKM.

“Pagi hari, terjaring 49 orang pelanggar. Sore hari 36 orang pelanggar dan malam hariĀ  130 orang pelanggar. Sehingga total ada 215 orang pelanggar protokol kesehatan. Mereka diberikan sanksi tipiring (tindak pidana ringan),” ungkapnya, Sabtu (23/1/2021). [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar