Hukum & Kriminal

Sebulan, 12 Tersangka Narkoba Diringkus Polres Mojokerto Kota

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota berhasil mengungkap kasus pengedaran narkoba di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Ada 12 tersangka dari delapan kasus dengan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 231,88 gram.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiono mengatakan, Satresnakoba Polres Mojokerto Kota berhasil ungkap kasus periode Juni 2019. “Ada 12 tersangka dari 8 kasus yang ditanggani dan mengamankan 231,88 gram sabu dan beberapa barang bukti lainnya,” ungkapnya, Selasa (9/7/2019).

Masih kata Kapolresta, dari 12 kasus tersebut ada empat kasus menonjol dari Target Operasi (TO) Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota. Yakni tersangka Wisnu Dandung Lantrika (31) warga Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

“Dari tersangka Wisnu dikembangkan hingga berhasil mengamankan lima tersangka. Tersangka Anton Eko Kuncoro, berhasil diamankan barang bukti cukup besar yakni sabu seberat 223,56 gram. Dari tersangka Riyanto, berhasil mengamankan tiga tersangka lain,” katanya.

Dan tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diikuti pelanggaran narkoba. Dari 12 tersangka tersebut, barang bukti cukup banyak didapat dari tersangka Anton Eko Kuncoro (27) warga Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

“Paling besar kasus Anton beberapa kali masuk TO dan residivis. Dikonversi kurang lebih Rp350 juta atau 1 gram untuk 8 pemakai. Sehingga hampir 1000 orang bisa diselamatkan dari penggunakan BB tersebut. Masih ada kaitan di Lapas, masih terus kita dalami,” ujarnya.

Kapolresta menambahkan, beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP) terjadi berulang-ulang seperti di Balongrawe dan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Sehingga menjadi atensi dari pihak kepolisian, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) dan seluruh aparatur pemerintah.

“Sehingga diupayakan akan ada kegiatan atau gerakan bersama secara terpadu untuk melakukan pencegahan, penertiban di wilayah tersebut. Untuk tersangka Anton merupakan bandar dan kita kenalan Pasal 114 (2) Subs 112 (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tuturnya.

Kasat Narkoba Polres Mojokerto Kota, AKP Hendro Susanto mengatakan, secara kwalitas maupun kuantitas dibanding bulan kemarin naik. “Dibanding tahun lalu juga naik, tahun lalu hanya 1,80 gram sabu. Saat ini dari tersangka Anton saja sudah 223,56 gram,” jelasnya.

Ke 12 tersangka tersebut yakni Dodik Yunianto (35) warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Wisnu Dandung Kantrika (31) warga Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Ardiansyah (32), Didiet Setyo Arifin (26), Dwiki Gumelar (23) dan Sulisyanto (33) warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Handi Wijayanto (32) warga Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Yuda Adi Prasetyo (24) warga Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Anton Eko Kuncoro (27) warga Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Riyanto (41) warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Zulendra Ardiansyah (39) warga Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dan Budi Santoso (19) warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Dari 12 tersangka tersebut diamankan sejumlah barang bukti.

Yakni berupa narkoba jenis sabu seberat 231,88 gram, empat unit timbangan elektronik, dua unit seperangkat alat hisap sabu dan 11 unit Handphone (HP). Dari ke 12 tersangka, satu tersangka merupakan bandar, pengecer sembilan tersangka dan pengguna dua tersangka. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar