Hukum & Kriminal

Satu Tahanan Kabur Ditangkap Polresta Malang Kota

Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata bersama salah satu tahanan kabur Adrian Fairi.

Malang (beritajatim.com) – Tim buru sergap Polresta Malang Kota berhasil menangkap salah satu tahanan kabur, pada Selasa, (10/12/2019) sekira pukul 04.00 WIB dinihari tadi. Satu tahanan yang kabur itu, Adrian Fahri (46 tahun) dia ditangkap di rumah salah satu adiknya di kawasan Jodipan Wetan, Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata mengungkapkan, Adrian kabur dari tahanan sel Mako Polresta Malang Kota pada Senin, (9/12/2019) sekira pukul 10.30 WIB. Dia kabur bersama Sokip Yulianto, Nur Cholis, Bayu Prasetyo semuanya merupakan terpidana kasus narkoba.

“Kejadian berawal 9 Desember lalu pukul 01.30 WIB di sel tahanan Mako Polresta. 4 Tersangka melarikan diri dengan modus mengergaji trali lalu dibengkokan mereka keluar bergantian dan melompat pagar di Frateran (sekolah),” kata Leonardus.

“Lalu mereka menyusuri jalan depan kantor Mako Polresta Malang Kota lalu ke Indomaret dan menghentikan ojek online lalu minta antar ke Jodipan Wetan. Setelah diantar langsung lari ke gang ke rumah adiknya, tanpa membayar,” imbuh Leonardus.

Setelah kabur ke rumah adiknya, dia menjelaskan bahwa dirinya melarikan diri dari sel tahanan. Lalu dia memutuskan untuk istirahat dan bersembunyi di Langgar. Selama beberapa jam dia berdiam dan bersembunyi dari kejaran polisi.

“Siang itu juga adik dan orangtuanya datang membawa makanan dan handphone ke Langgar. Adiknya menyarankan menyerahkan diri tapi dia tidak mau. Merasa keberadaanya di awasi polisi dia kabur lagi ke rumah salah satu adiknya yang lain,” ujar Leonardus.

Setelah itu, tim dipimpin Kasatreskoba Polresta Malang Kota melakukan penangkapan sekitar pukul 04.00 WIB dinihari. Karena melawan dia akhirnya diberi hadiah timah panas pada bagian kaki sebelah kanan.

Berdasarkan keterangan Adrian, gergaji yang digunakan untuk kabur milik Sokip. Dia menyebut otak dari rencana kabur adalah Sokip. Leonardus pun mengimbau agar tiga tahanan yang kabur segera menyerahkan diri. Dia berjanji bila terpidana kasus narkoba itu menyerahkan diri akan diproses dengan baik.

“Kita imbau pelaku yang masih melarikan diri supaya segera menyerahkan diri. Kami berjanji akan kita layani dengan baik, tidak akan kita apa-apakan, silahkan jalani proses hukumnya. Dapat gergaji dari keteranganya, Sokip dapat kiriman dalam bentuk kotak roti tapi masih kita dalami. Tiga anggota sudah kita proses karena ada unsur kelalaian petugas,” tandasnya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar