Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Satroni Alfamart di Jombang, Perampok Bersenpi Gasak Uang Rp 16 Juta

Jombang (beritajatim.com) – Empat kawanan perampok beraksi di Jombang, Jawa Timur. Mereka menyatroni Alfamart yang ada di Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kamis (9/9/2021) dini hari. Uang di brankas sebanyak Rp 16 juta dibawa kabur oleh kawanan perampok asal Pasuruan ini.

Untuk menakut-nakuti korbannya, salah satu dari perampok menodongkan pistol airsoft gun. Senjata tersebut ditodongkan ke kasir agar memberitahu tempat penyimpanan uang atau brankas. Pistol juga sempat menyalak dua kali. Beruntung hanya mengenai rak kaca.

Setelah itu, para pelaku menguras habis brankas berisi uang di alfamart yang berdekatan dengan pintu keluar ruas tol Jombang – Mojokerto (Jomo) tersebut. Usai mendapat uang jarahan, komplotan ini kabur menggunakan mobil Toyota Avanza warna putih.

Usai kejadian, karyawan Alfamart bernama Bagus Budi Prasetyo (23) melaporkan kejadian ini ke polisi. Atas laporan itu, korps berseragam coklat langsung melakukan penyelidikan. Selain meminta keterangan saksi, juga mempelajari CCTV atau kamera pengintai di lokasi kejadian.

Dari situlah petugas mendapatkan petunjuk awal, yakni mobil Avanza warna putih nopol N 1978 SK. “Dari penelusuran, kendaraan tersebut berada di Pasuruan. Kurang dari 24 jam, kita lakukan penangkapan empat pelaku di rumahnya,” ujar Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, Jumat (10/9/2021).

Empat pelaku itu masing-masing Wanto (33), Samsul Anas (25), Novi Siswo Prakoso (26), dan Kasiono (26). Seluruh pelaku merupakan warga Dusun Damar, Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. “Selain di Jombang, mereka pernah melakukan hal serupa di daerah lain, salah satunya di Solo, Jateng,” kata Kapolres Jombang.

Dalam menjalankan aksinya, keempat pelaku berbagi tugas. Wanto dan Anas masuk ke Alfamart. Wanto menodongkan pistol ke kasir. Sedangkan Novi menunggi di mobil dan Kasiono sebagai sopir. Dalam penangkapan polisi menembak kaki Anas dan Wanto. Karena saat ditangkap keduanya hendak melawan petugas. “Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan (curas) dengan ancaman hukuman selama 12 tahun penjara,” pungkas Agung. [suf/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar