Hukum & Kriminal

Satresnarkoba Polres Lamongan Kembali Ringkus Pengedar Pil Dobel L

Tersangka bernama Totok Leksono alias Polo (30) yang diringkus Satresnarkoba Polres Lamongan karena mengedarkan pil setan.

Lamongan (beritajatim.com) – Sesaat setelah diamankannya seorang mahasiswa bernama Sigit alias Sogok (25) dari perguruan tinggi swasta di Kabupaten Lamongan karena telah berjualan pil dobel L, kali ini Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lamongan kembali meringkus tersangka bernama Totok Leksono alias Polo (30).

Diketahui, tersangka diduga sengaja melakukan tindak pidana dengan memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar terkait persyaratan keamanan, kasiat atau kemanfaatan dan mutu, tidak memiliki keahlian dan kewenangan, serta tidak memiliki ijin edar obat keras daftar G jenis Pil dobel L.

Tersangka berhasil digerebek saat berada di rumahnya yang berada di Dusun Ngangkrik Lor, Rt 003 Rw 001, Desa Gebangangkrik Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Dalam penggerebekan tersebut, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti.

“Barang bukti yang diamankan meliputi 4.947 butir pil dobel L, uang tunai Rp 300 ribu, 1 buah HP Samsung A 7 warna hitam, dan 5 botok plastik warna putih,” ungkap Kasat Resnarkoba Polres Lamongan, AKP Akhmad Khusen kepada wartawan di Mapolres Lamongan, Kamis (5/8/2021).

Tertangkapnya tersangka tersebut, AKP Khusen menjelaskan, bermula saat anggota unit II Satresnarkoba Polres Lamongan mendapatkan info dari masyarakat tentang adanya peredaran gelap Pil dobel L di wilayah Kecamatan Ngimbang.

Lalu petugas Kepolisian segera menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan termasuk di Pintu masuk pabrik Interkraft, Jalan Babat-Jombang No.678, di Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan.

Lebih jauh, akhirnya anggota Unit II satresnarkoba berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang yang dicurigai sebagai pengedar obat keras daftar G jenis Pil Dobel L.

“Setelah diintrogasi, tersangka mengaku bernama Sigit Alias Sogok, selanjutnya dilakukan penggeledahan dan disita barang bukti berupa 120 butir pil dobel L, Uang tunai Rp 900 ribu rupiah, dan 1 buah HP Oppo A 12 warna hitam, serta 1 unit sepeda motor Honda CBR warna merah putih miliknya,” sambungnya.

Dari keterangan tersangka Sogok ini, pihaknya mengaku telah mendapatkan pil setan tersebut dari tersangka lainnya yang bernama Totok. Tak butuh waktu lama, petugas akhirnya menangkap Totok di rumahnya beserta barang bukti untuk dibawa ke Polres Lamongan guna penyidikan lebih lanjut.

Dari informasi yang dihimpun, saksi-saksi dalam kegiatan ini di antaranya Briptu A Hardianto SH dan Bripda M. FARID SH. Sementara pasal yang disangkakan adalah Pasal 196, 197 Jo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

“Petugas Kepolisian sedang melakukan penyidikan lebih lanjut dari pengembangan barang bukti, DPO, pengiriman barang bukti ke Labfor hingga pemberkasan,” tandas AKP Khusen dalam keterangannya.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar