Hukum & Kriminal

2 Tahun Buron

Satreskrim Polres Mojokerto Kota Lumpuhkan Pelaku Curanmor

Mojokerto (beritajatim.com) – Satu pelaku komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil dilumpuhkan anggota Unit Opsnal Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Pelaku yang merupakan residivis ini buron selama dua tahun, sementara tiga pelaku lainnya ditahan Polrestabes Surabaya dalam perkara lain.

Kasat Reskrim, AKP Ade Warokka mengatakan, pelaku berhasil dilumpuhkan pada, Kamis (31/1/2019), sekira pukul 10.00 WIB. “Pelaku Sugiono, 46 tahun warga Jalan Simo Gunung Kramat Timur Gang IV A Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya,” ungkapnya, Sabtu (2/2/2019).

Masih kata Kasat, komplotan pelaku berjumlah empat orang tersebut melakukan aksinya pada 13 November 2017 lalu. Komplotan pelaku beraksi di sebuah gudang milik Hj Tatik Jami’ati (60) di Jalan Brawijaya, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Komplotan pelaku menggunakan sepeda motor dari Surabaya.

“Dari pengakuan pelaku, pada Senin tanggal 13 November 2017 sekitar pukul 23.00 WIB pelaku dijemput oleh pelaku lainnya yaitu Gama Wardana, Dimas Andi dan Pepen. Pelaku berboncengan dengan Gama Wardana menggunakan motor matic, sementara pelaku Dimas Andi dan Pepen berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Xeon warna putih,” katanya.

Kasat menjelaskan, mereka berangkat dengan tujuan ke Mojokerto mencari sasaran. Setiba di Mojokerto, lanjut Kasat, waktu menunjukkan sekira pukul 02.30 WIB langsung menuju ke sasaran yaitu sebuah gudang di Jalan Brawijaya, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto dan melakukan aksi pencurian.

“Pelaku masuk gudang miliki korban dengan cara merusak kunci gembok gudang dengan mengunakan kunci L yang sudah dimodifikasi. Komplotan pelaku mencari kunci kontak kendaraan pick up yang tersimpan di dalam gudang, komplotan pelaku membawa kabur dua unit pick up,” jelasnya.

Kerugian yang dialami korban atas kejadian tersebut ditafsir kurang lebih Rp320 juta. Sementara barang bukti yang diamankan berupa satu buah jumper warna biru tua, satu buah celana jeans tiga perempat warna biru, satu buah topi merk LEA warna coklat yang digunakan pelaku saat melakukan aksi dan satu unit sepeda motor Yamaha Xeon warna putih sebagai sarana.

“Pelaku terpaksa kita lumpuhkan, sementara komplotan pelaku lainnya yakni Gama Wardana dan Pepen saat ini sudah ditahan Polrestabes Surabaya dalam perkara lain. Sedangkan tersangka Dimas Andi meninggal ditembak oleh satuan lain. Pelaku dijerat Pasal 363 (2) KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” jelasnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar