Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Satpol PP Kota Surabaya Segel 3 outlet Holywings di Surabaya

Satpol PP Kota Surabaya Segel 3 outlet Holywings di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Imbas promosi berbau Sara yang dilakukan oleh Holywings Indonesia terus bergulir. Pasca digeruduk ormas Madura Nusantara, kini Satpol PP Kota Surabaya menyegel seluruh outlet Holywings di Surabaya, Selasa (28/06/2022) malam.

Kasatpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, Penyegelan Holywings dikarenakan pihak manajemen melanggar dua pasal dalam Peraturan Daerah (Perda). Yakni, Perda nomor 2 tahun 2014, kedua, perda nomor 2 tahun 2020 tentang pengendalian ketertiban umum.

“Di pasal 22 ayat 1 huruf D, disitu disimpulkan bahwa pelanggarannya adalah membuat sesuatu yg menimbulkan gangguan ketentraman. Sehingga dari kegiatan itu Pemkot melalui Satpol PP bisa melakukan penghentian kegiatan sambil nanti kita cek perizinannya,” ujar Eddy saat dikonfirmasi di kantor Satpol PP.

Sementara itu, saat disinggung terkait izin dari Holywings, Eddy mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata. Selain itu, untuk ijin Diskotik dan Bar, Eddy menyebutkan akan berkoordinasi dengan Satpol PP Provinsi Jawa Timur. Karena hal tersebut merupakan kewenangan Satpol PP Provinsi.

“Kami sudah koordinasi dengan Kasatpol PP Provinsi Jawa Timur, nanti kami akan melakukan komunikasi serta verifikasi dengan dinas pariwisata provinsi. Karena izinnya ada di dinas pariwisata provinsi (Bar dan Diskotik),” tegasnya.

Eddy menegaskan, segel yang diberikan Satpol PP Kota Surabaya tidak akan dilepas sampai waktu yang tidak ditentukan. Dirinya mengatakan, jika dalam proses pengkajian izin ada pelanggaran, maka Pemerintah Kota Surabaya akan mencabut izin Holywings.

Sementara itu, Taufik salah satu perwakilan manajemen dari Holywings mengatakan jika akibat penutupan tiga outlet yang ada di Surabaya, pihak Holywings harus merumahkan 90 karyawan. “Terdampak juga. Mereka dirumahkan sampai segel dibuka, Mereka memaklumi (dengan penutupan ini) Ada kompensasi ? Pastinya ada, cuma saya tidak tau, Holywings selalu memperhatikan nasib karyawannya,” pungkasnya. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar