Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Satpam di Ngawi Curi Proyektor Sekolah, Duit untuk Biayai Keluarga

Predian Kristiansyah saat digelandang ke sekolah tempatnya bekerja guna menunjukkan lokasi penyimpanan proyektor yang dia curi di SD Muhammadiyah 1, Rabu (3/10/2021)

Ngawi (beritajatim.com) – Satpam sekolah dasar SD Muhammadiyah di Ngawi jadi pencuri tiga unit proyektor milik sekolah setempat. Oleh polisi, pelaku langsung ditangkap di sekolah tempatnya bekerja.

Polisi yang datang menangkap Predian Kristiansyah (30) warga Jalan Trunojoyo Kelurahan Margomulyo Kecamatan/Kabupaten Ngawi yang mencuri tiga unit proyektor di SD Muhammadiyah 1 di Desa Beran Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Predian merupakan satpam di sekolah tersebut. Pelaku ditangkap di sekolah tempat ia bekerja tanpa perlawanan. Pelaku pun pasrah saat disuruh menunjukkan tempat penyimpanan proyektor yang dicuri.

‘’Pelaku satpam di sekolah sini, kerja belum ada satu tahun, alasan mencuri karena ekonomi,’’ kata Yanik Inafiroh Kepala SD Muhammadiyah 1 pada beritajatim.com, Rabu (3/10/2021).

Predian Kristiansyah saat digelandang ke sekolah tempatnya bekerja guna menunjukkan lokasi penyimpanan proyektor yang dia curi di SD Muhammadiyah 1, Rabu (3/10/2021)

Waka Polres Ngawi Kompol Ricky Tri Dharma mengatakan, pelaku mencuri di saat sekolah tidak melakukan pembelajaran tatap muka akibat pandemi. Kondisi itu dimanfaatkan pelaku untuk mengambil proyektor yang tersimpan di lemari sekolah.

Satpam memang mempunyai semua kunci ruangan. Sehingga dengan mudah masuk keluar ruangan yang ada di sekolah tersebut. Kepada polisi, pelaku mengaku telah mencuri 3 unit proyektor milik SD Muhammadiyah 1. Hal itu dilakukan pelaku secara berulang-ulang mulai Agustus 2021 satu unit dan September 2021, dua unit proyektor.

‘’Pelaku sudah bekerja di sekolah tersebut sejak awal Januari. Karena sekolah libur, pelaku punya niat mencuri, apalagi pelaku memiliki kunci. Barang yang diambil tiga buah proyektor. Bertahap mencurinya. Hasilnya untuk kebutuhan hidup sehari-hari,’’ katanya.

Oleh pelaku, ketiga unit proyektor curian dijual online dan hasilnya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Namun, apa pun alasanya, polisi tetap menjebloskan bapak tiga orang anak itu ke sel tahanan Kantor Polres Ngawi. Polisi juga masih memburu pembeli atau penadah barang curian tersebut. [fiq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar