Hukum & Kriminal

Satlantas Polrestabes Surabaya Razia Skala Besar Lagi

Surabaya(beritajatim.com) – Ratusan personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya, tepatnya pada hari Minggu/2019) dinihari, sekitar pukul 01.00 WIB, berada di depan Mall City of Tomorrow (Cito) Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Satlantas menggelar razia skala besar.

Terlihat banyaknya personel anggota Satlantas saat apel pasukan yang dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia. Keberadaan petugas ternyata membuat beberapa pengendara roda dua hendak masuk ke Surabaya langsung memilih putar balik tanpa menghiraukan keselamatannya.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia, melakukan pemeriksaan kendaraan dalam razia skala besar

Di saat berlangsungnya razia, puluhan kendaraan roda dua sudah terjaring satu persatu diperiksa mulai pemeriksaan bawaan sampai jok motor. Sedangkan untuk roda empat petugas juga meriksa dashboard, sela-sela mesin, hingga bagasi belakang.

Sekitar dua jam kegiatan itu ada belasan sepeda motor terpaksa diangkut untuk disita. Untuk pengendara maupun pemilik tak dapat menunjukan kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK, Satlantas Polrestabes Surabaya memberikan penindakan, yakni penilangan. “Kurang lebih 1500 lembar surat tilang yang diberikan pada pelanggar,” kata AKBP Eva Guna Pandia, kepada wartawan usai razia, Minggu (10/2/2019).

Sementara maksud dari tujuan razia sekala besar ini, perwira dua melati dipundaknya itu mengatakan, kalau kegiatan seperti yang dilakukan sebelumnya tepatnya pada akhir pekan, karena banyak pengendara masuk ke kota Surabaya tanpa membawa surta-surat. Mereka alasan lupa membawa atau jaraknya dekat hingga tak memakai helm.

“Tujuannya kita hanya ingin memberikan rasa aman,nyaman dan keselamatan waktu berkendara, serta menjaga kondisi kamtibmas di Surabaya agar aman dan terkendali,” terang Eva.

Kendati demikian, Eva menegaskan razia serupa tak hanya berlangsung hari ini saja. Untuk besok dan seterusnya, pihaknya juga akan tetap melakukan operasi meskipun tak berskala besar di beberapa titik rawan kecelakaan atau kriminalitas.

“Sesuai semboyan bapak kita (Kapolrestabes) yakni ‘Jogo Suroboyo’ maka tidak hanya kepolisian, tetapi masyarakat juga turut andil dalam menjalankan tertib berlalulintas serta menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) khususnya di kota pahlawan,” tutupnya. [gil/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar