Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Satlantas Polres Ponorogo Tindak Tegas Kendaraan Umum Pasang Lampu Strobo

Petugas satlantas Polres Ponorogo melakukan sosialisasi pelarangan penggunaan lampu strobo di toko variasi. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Penertiban kendaraan yang dipasangi lampu strobo terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (satlantas) Polres Ponorogo. Kali ini petugas menyasar ke sejumlah toko variasi kendaraan roda dua dan roda empat di bumi reyog.

Di toko variasi tersebut petugas melakukan sosialisasi larangan pemasangan strobo pada kendaraan umum. Kasat lantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal mengatakan bahwa pemasangan lampu strobo pada kendaraan umum, baik roda empat maupun roda dua dilarang oleh udang – undang.

“Alasannya sudah jelas, dilarang oleh undang-undang. Itu tidak bisa dibantah,” kata AKP Ayip, Selasa (25/1/2022).

Penggunaan lampu strobo ternyata sudah diatur oleh negara melalui Undang-Undang. Aturan ini tercantum lengkap pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Undang-undang tersebut mengatur bahwa terdapat tiga jenis lampu strobo yang penggunaannya terbatas.

“Ada tiga jenis lampu strobo yang penggunaannya terbatas,” katanya.

Tiga jenis lampu strobo itu yang pertama adalah lampu isyarat warna biru dan sirine yang berbunyi. Penggunaannya terbatas untuk kendaraan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI).

Kedua, lampu isyarat warna merah dan sirene yang berbunyi, terbatas penggunaannya untuk mobil jenazah, mobil tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, serta Palang Merah Indonesia (PMI).

Kemudian yang terakhir, lampu isyarat warna kuning tanpa sirene yang berbunyi, dimana penggunaannya terbatas untuk pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan dan angkutan mogok di tengah jalan, perawatan dan pembersihan jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), serta kendaraan dan angkutan barang khusus.

“Masyarakat umum jelas tidak boleh menggunakan tiga jenis lampu strobo tersebut,” ungkapnya.

Umumnya, lampu strobo atau lampu rotator yang digunakan untuk keperluan modifikasi memiliki warna serupa dengan tiga warna isyarat tersebut. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan salah paham dari pengguna jalan lainnya.

Selain itu, lampu strobo yang dipasang pada kendaraan pribadi juga bisa memunculkan penyalahgunaan yang merugikan orang lain. Ayip menegaskan bahwa setelah satlantas melakukan sosialisasi ini, jika masih ada yang nekat memasang lampu strobo, maka petugas tidak segan-segan untuk menindak dengan tegas.

“Maka dari itu kita berharap, setelah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan himbauan dari Satlantas Polres Ponorogo dapat mengurangi penggunaan strobo pada kendaraan roda empat maupun roda dua,” pungkasnya. (end/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar