Hukum & Kriminal

Operasi Zebra Semeru 2019

Satlantas Polres Ponorogo Keluarkan 1538 Surat Tilang dalam Sepekan

Ponorogo (beritajatim.com) – Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Bambang Prakoso selama mencatat ada 2293 perkara dalam pelaksanaan operasi Zebra Semeru 2019. Dari jumlah tersebut ada yang ditilang dan ada juga yang hanya ditegur oleh petugas.

“Rinciannya dalam sepekan, Satlantas Polres Ponorogo mengeluarkan 1538 surat tilang den mengeluarkan 765 teguran,” katanya, Rabu (30/10/2019).

Dari sebanyak 1538 surat tilang yang dikeluarkan, 1024 merupakan pelanggar dari kalangan pelajar atau mahasiswa. Kemudian 464 orang merupakan karyawan atau dari instansi swasta. Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 23 orang. Ada 11 orang yang berprofesi sebagai sopir dan sisanya adalah lain-lain. “Lain-lain itu bisa termasuk ibu rumah tangga,” katanya.

Bambang mengungkapkan pelajar atau mahasiswa yang kena tilang tersebut kebanyakan masih dibawah umur. Otomatis pelanggaran yang dibuat biasanya belum mempunyai SIM. “Macam-macam pelanggarannya, mulai dari tidak mempunyai SIM. Juga ada yang melawan aruh maupun bermain telepon genggam,” katanya.

Sedangkan pelanggaran untuk masyarakat umum kebanyakan karena tidak lengkap surat-surat. Selain itu pelanggaran terjadi karena tidak menggunakan helm SNI dan motonya tidak standar. “Ada sepeda motor yang tidak sesuai standar keselamatan,” katanya.

Sedangkan untuk pelanggar yang roda empat, Bambang mendapati ada 45 pelanggar. Mereka yang dominan, karena tidak tertib dalam memakai sabuk pengaman. “Barang bukti yang selama ini disita adalah 1527 STNK dan 76 SIM serta 35 kendaraan,” katanya.

Bambang menyebut selain menindak bagi pelanggar, dalam kesempatan tersebut, jajaran satlantas Polres Ponorogo juga menghimbau kepada orangtua agar anaknya bisa naik kendaraan umum. “Ponorogo juga sudah ada angkutan cerdas sekolah (ACS), gratis diperuntukan untuk pelajar. Jadi bagi orang tua supaya bisa memanfaatkan moda transportasi tersebut,” pungkasnya.(end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar