Hukum & Kriminal

Sapi Barang Bukti Kasus Pencurian Mati di Kantor Polisi

Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang mengamankan enam ekor sapi sebagai barang bukti kejahatan. Namun dari jumlah itu, saat ini tinggal lima ekor. Karena ada seekor sapi yang mati pada Minggu malam (18/10/2020).

Hal itu ditegaskan Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho saat merilis kasus pencurian hewan ternak, Senin (19/10/2020). “Lima ekor sapi yang tersisa akan kita titipkan ke pemiliknya. Karena kemarin sudah ada yang mati seekor,” kata Kapolres.

Kapolres menjelaskan, kasus pencurian enam ekor sapi milik warga Dusun Nanggalan, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek itu terjadi pada Sabtu (17/10/2020) dini hari. Usai mendapat laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan. Walhasil, komplotan pencuri hewan ternak ini ditangkap di Kecamatan Tiris, Probolinggo.

Namun dari empat pelaku, tiga diantaranya berhasil kabur. Praktis hanya satu pelaku yang diamankan. Dia adalah M Romzi (23), warga Kecamatan Randuagung, Lumajang. Kepada petugas, Romzi mengakui semua perbuatannya.

Menurutnya, sebelum melakukan pencurian, dia beserta tiga temannya berkeliling Desa Watugaluh pada Jumat siang untuk mencari sasaran. Kemudian pada Sabtu malam hingga dini hari mereka kembali ke desa tersebut untuk mencuri di beberapa rumah yang sudah ditentukan.

Salah satu pemilik sapi, Sugiono (64) sangat bersyukur hewan peliharaan miliknya berhasil ditemukan. Betapa tidak, sapi berjenis limosin itu harganya ditaksir mencapai Rp 17 juta.

“Memang, sebelum sapi hilang. Ada seorang yang datang ke rumah berniat membeli sapi tersebut. Namun tidak jadi. Tidak tahunya beberapa kemudian sapi milik saya dicuri orang,” ujar Sugiono ketika berada di Polres Jombang. [suf/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar