Hukum & Kriminal

3 Penusuk Pemuda Sumsel di Krian Berhasil Ditangkap

Salim Dibunuh di Krian karena Ini

Sidoarjo (beritajatim.com) – Polresta Sidoarjo berhasil menangkap tiga dari empat pelaku pengeroyokan yang menewaskan Salim Azhari (22), warga Kec. Tanjung Lubuk, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan di depan gapura Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian.

Ketiga tersangka adalah Dimas, Candra dan Asfan. “Ada tiga orang yang sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan satu orang berinisial I masih DPO,” ucap Kombespol Zain Dwi Nugroho Kapolresta Sidoarjo, Kamis (2/1/2020).

Zain menambahkan, kasus pengeroyokan dan penganiayaan dengan pemberatan tersebut berawal saat mereka menggelar pesta miras pada malam tahun baru di tempat kost salah satu pelaku. “Malam tahun baru, mereka berlima mengelar pesta miras di kost salah satu tersangka,” terangnya.

Motif penganiayaan itu, lanjut Zain, diduga karena terjadi ketersinggungan. Yakni para tersangka minta uang untuk membeli miras, tapi tidak diberi oleh korban. “Pemeriksaan awal karena ada ketersinggungan, tapi masih kami dalami. Karena tersangka utama masih buron,” ungkapnya.

Atas ketersinggungan itu, korban dianiaya hingga dikeroyok sampai tewas dengan dua luka tusukan di bagian belakang tubuh korban. Sebelum meninggal, korban sempat menghampiri warung kopi yang tidak jauh tempat korban tergeletak. “Datang minta tisu,” kata saksi Fanny penjaga warung.

Karena kertas tisu yang diminta tidak ada, korban berjalan meninggalkan warkop tersebut. Kemudian, tidak lama berjalan, korban terjatuh tergeletak di depan warkop.

Melihat korban tergeletak, Fanny lantas melaporkan peristiwa tersebut ke warga sekitar dan warga pun berdatangan. Selanjutnya warga meneruskan temuannya ke Polsek Krian dan korban dievakuasi ke RS Pusdik Gasum Porong untuk kepentingan visum. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar