Hukum & Kriminal

Salah Jadwal Parkir, Antok Dikeroyok dan Dipukul Dua Jukir

Surabaya(beritajatim.com) – Panca Widiyanto (44) bersama Imam Safi’i (42) tak menyangka jika aksi arogansinya berujung penjara saat Bulan Ramadhan.

Bagaimana tidak, kedua lelaki ini nekat mengeroyok rekan kerjanya sendiri yang minta ganti jam kerja. Menurt pengakuan pelaku dan korban, saat itu Galih keponakan korban pulang dan mengadu soal sift kerja. Karena masih saudara, Antok (40) yang tidak lain adalah korban ini menemui Panca dan Imam di rumah makan tempat mereka kerja.

“Nah setelah tiba Antok atau korban ini tidak tahu apa-apa justru malah dipukul oleh Panca. Melihat adanya perkelahian bukan dilerai, Imam justru membantu Panca mengeroyok korban atau Antok ini,” jelas Kapolsek Sukolilo, Surabaya, AKP Subiyantana saat gelar perkara di Mapolsek Sukolilo, Minggu (10/5/2020).

Lebih lanjut kapolsek menjelaskan, tak hanya mengeroyok korban. Salah satu pelaku juga mengambil benda tumpul dan menghantamkan ke kepala korban. Tak pelak korban pun tersungkur dan mengalami luka parah di kepala.

Selanjutnya petugas yang saat itu patroli melihat ada keramaian dan teriakan, petugas pun melakukan pengamanan lokasi. Benar perkelahian dan atau pengeroyokan ini terjadi hingga harus membawa korban ke RS Haji.

“Karena perkelahian ini menibuat korban harus mengalami luka pada kepala dan cidera kepala. Selanjutnya petugas mengamankan dua terduga pelaku pengeroyokan ini ke mapolsek untuk dimintai keterangan,” paparnya.

Karena pihak keluarga tak terima aksi kekerasan inipun dilaporkan ke Polsek Sukolilo dengan LP/ B / 195 / IV / 2020 / JATIM / RESTABES SBY / SEK SKLL, Tgl. 23 April 2020. Petugas kepolisian pun hingga kini masih mendalami kasus penganiayaan ini. Kedua pelaku juga diancam dengan pasal 170 KUHP.

“Untuk saksi dan barang bukti sudah ada. Saksi dan pelaku sudah diperiksa dan barang bukti juga sudah diamankan,” pungkasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar