Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Aduan Dugaan Pencemaran Nama Baik Wabup Bojonegoro,

Saksi Anggota Grup WhatsApp Diperiksa Penyidik Polres Bojonegoro

Rochmad Bima Kusrianto saat akan menjalani pemeriksaan saksi di Ruang Penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro atas aduan Wakil Bupati Bojonegoro terkait pencemaran nama baik yang dilakukan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro memeriksa dua orang saksi dari anggota grup WhatsApp Jurnalis dan Informasi guna mengembangkan aduan dugaan pencemaran nama baik Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto, Jumat (24/9/2021).

Dua orang saksi yang diperiksa, Rochmad Bima Kusrianto dan Yusti Rubiantika. Mereka diperiksa di waktu yang berbeda. Rochmad Bima, yang akrab disapa Bima mulai pemeriksaan sekitar pukul 09.30 WIB dan selesai pemeriksaan sekitar satu jam kemudian.

“Saya menjawab pertanyaan dari penyidik Polres Bojonegoro sekitar 16-20 pertanyaan dengan materi terkait dengan isi whatsapp dari terlapor. Kapasitas saya sebagai anggota grup,” ujarnya.

Sementara, saksi Yusti Rubiantika hingga berita ini ditulis masih dalam proses pemeriksaan di lantai 2 Ruang Idik IV Satreskrim Polres Bojonegoro. Pemeriksaan dilakukan setelah adanya aduan masuk dari Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto. Budi Irawanto mengadu ke polisi atas dugaan pencemaran nama baiknya melalui media elektronik yang dilakukan oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.

Dia mengadukan ke polisi 9 September 2021 dengan perkara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311 KUHP Jo Pasal 27 ayat 3 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elekronik.

Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bojonegoro AKP Frans Dalanta Kembaren sebelumnya mengatakan telah melakukan tindaklanjut terhadap aduan yang dilayangkan Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto tersebut. Salah satunya melakukan pemanggilan kepada sejumlah saksi dan pelapor untuk mengumpulkan bahan dan keterangan. “Yang bersangkutan (Budi Irawanto) sudah kami periksa, termasuk saksi-saksi,” ujarnya. [lus/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar