Hukum & Kriminal

Sakit, Penahanan Tersangka Penganiayaan di Banyuates Ditangguhkan

Foto: Ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) – Aparat Penegak Hukum (APH) jajaran Polres setempat, telah menetapkan tiga orang tersangka dugaan kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Tetapi, hanya dua orang yang diamankan yakni inisial ZA dan NU, sementara satu orang tersangka inisial FS masih bebas berkeliaran, meski sebelumnya sempat diperiksa.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang, Iptu Sujianto saat dikonfirmasi mengaku, Pihaknya sudah melakukan penangkapan terhadap inisial F. Karena tersangka dalam kondisi sakit, maka tidak ditahan.

“Karena kondisi pelaku ini sakit. Maka penahannya kita tangguhkan. Sedangkan untuk berkas tersangka lainnya ZA dan NU sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sampang,” terangnya melalui sambungan telepon, Sabtu (15/08/2020) kemarin.

Terpisah, H. Syafik, keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian untuk bekerja maksimal serta menegakan keadilan terutama yang menimpa masyarakat kecil. Agar penanganan kasus tidak terkesan runcing di bawah tetapi tumpul di atas.

“Terus terang kami ragu kalau tersangka itu sakit. Aneh juga ketika orang itu sakit tapi bisa bepergian kemana-mana dan menghadiri acara sampai keluar daerah. Bukan kami tidak percaya, tapi faktanya memang seperti itu,” ujarnya.

Ia berharap polisi bisa bekerja sesuai dengan prosedural. Proses hukum harus berjalan sesuai regulasi, orang yang nyata terbukti bersalah harus diproses dan diadili.

“Kami masih percaya terhadap kinerja Polres Sampang dalam mengungkap kasus ini. Semoga semua tersangka dalam perkara ini bisa segera ditangkap dan diadili,” tegasnya.

Sekedar diketahui, kasus tindak pidana penganiayaan itu terjadi 9 Maret 2020 lalu di Dusun Senneng, Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, dengan korban Hj. Hannah. Kronolisnya bermula dari adanya pembagunan tower telekomunikasi yang didirikan di tanah milik tersangka.

Singkat cerita korban yang mengaku dikroyok dan melaporkan kejadian tersebut hingga polisi menetapkan tiga orang  tersangka yakni inisial ZA, NU dan FA sesuai dengan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SPHP) nomor : B/445/VII/RES.1.6/2020/Satreskrim.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar