Hukum & Kriminal

Sakit Hati Dipecat, Mantan Anak Buah Curi di Rumah Majikan

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Polsek Prajurit Kulon mengamankan pelaku pencurian di Linkungan Trenggilis, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Pelaku sakit hati usai dipecat sehingga melakukan aksi pencurian di rumah mantan majikan.

Kapolsek Prajurit Kulon Kompol Moh Puji melalui Panit 1 Reskrim Polsek Prajurit Kulon, Ipda MK Umam mengatakan, pelaku diamankan warga usai melakukan aksi pencurian dokumen rumah Riyanto (64). Pelaku atas nama Imam Basori (38) warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Iya benar. Pelaku berhasil diamankan anggota saat patroli gabungan dari Reskrim, Sabhara dan lantas Polsek Prajurit Kulon saat memberi himbauan kamtibmas wajib gunakan masker. Anggota langsung ke Lokasi dan mendapatkan pelaku sembunyi di atas plafon rumah korban,” ungkapnya, Sabtu (11/7/2020).

Masih kata Panit 1 Reskrim, pelaku kepergok salah satu warga dan saat berusaha kabur melalui genteng rumah korban berhasil diamankan. Pelaku sebelumnya bekerja di rumah korban, namun diberhentikan oleh korban pada pertengahan bulan puasa lalu sehingga pelaku sakit hati.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengaku sudah 10 kali melakukan pencurian di rumah korban. Pelaku menggandakan kunci rumah korban saat masih bekerja, pelaku beraksi setiap hari Jumat saat korban melaksanakan ibadah sholat Jumat,” katanya.

Pelaku mengaku pernah mencuri uang sebesar Rp8 juta rupiah, peralatan bengkel las dan terakhir mencuri uang sebesar Rp150 ribu di saku celana milik korban. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul 125 warna merah nopol L 4882 XG, tiga buah kunci rumah duplikat, uang tunai sebesar Rp150 ribu dan celana korban turut diamankan.

“Serta kita mintakan visum ke RSU Kota Mojokerto dan hari ini dilakukan pemeriksaan lanjutan yakni menjalani rapid rest di Labkesda milik Pemkot Mojokerto. Alhamdulillah hasil rapid test pelaku non reaktif, ini kita lakukan untuk mengetahui kesehatan pelaku karena saat ditangkap sempat kontak dengan puluhan warga dan anggota,” jelasnya.

Sekedar diketahui, Polsek Prajurit Kulon sendiri tengah menggelar Operasi Sikat Semeru 2020. Operasi Sikat Semeru 2020 digelar mulai tanggal 6 Juli 2020 hingga 17 Juli 2020 atau selama 12 hari dengan sasaran curas, curat, curanmor, pemerasan, street crime dan penyalahgunaan sajam, senpi dan handak. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar