Hukum & Kriminal

Sahri Jualan Sabu untuk Bayar Utang

Konferensi pers kasus narkoba di Mapolres Bangkalan

Bangkalan (beritajatim.com) – Abdul Sahri (39), warga Desa Batah Barat, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, ditangkap polisi karena berjualan sabu-sabu. Dua beralasan, berjulan barang haram tersebut untuk membayar utang.

Menurut pengakuan Abdul Sahri, dirinya nekat menjual sabu karena terlilit hutang sebesar Rp 100 juta. Padahal, Abdul Sahri merupakan residivis kasus serupa dan baru keluar dari penjara beberapa bulan lalu.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, pelaku menjual barang haram tersebut di rumahnya. Saat dibekuk, polisi menyita 32 klip sabu dengan berat total 77,56 gram. “Sahri mengaku menjual sabu karena terlilit utang Rp 100 juta. Meski begitu, hingga kini utang tersebut tak kunjung terbayar,” terang Rama, Selasa (8/9/2020).

Sementara itu, polisi juga berhasil mengungkap 10 kasus lain dengan 14 pelaku. Dari total penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan 2 ons sabu. Akibat perbuatan para pelaku, mereka harus mendekam di balik jeruji besi dengan tuntutan pasal 114 subsider 112 tentang penyalahgunaan narkotika. Ancamannya, hukuman maksimal 20 tahun penjara. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar