Hukum & Kriminal

Sahabat Polisi Siap Lawan Hoaks dan Kampanyekan Tertib Protokol Kesehatan

Surabaya (beritajatim.com) – Organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengedepankan rasa sosial bernama Sahabat Polisi hadir di tengah-tengah Kota Surabaya. Terbentuknya Sahabat Polisi Cabang Surabaya ini usai tiga tahun Sahabat Polisi Indonesia terbentuk di 2017 lalu.

Ketua Umum, Fonda Tangguh, menjelaskan sudah ada 11 DPC atau cabang kota di Indonesia. Dengan memiliki 1.000 lebih anggota, Sahabat Polisi akan menggaungkan sosialisasi bersama Polri. Di antaranya Protokol Kesehatan, Tertib Lalulintas, Menjaga Kamtibmas, menepis isu hoax dan menggaungkan kegiatan lain.

“Banyak hoaks, radikalisme dan ancaman lain yang berpotensi merusak kamtibmas dan semangat Bhineka tunggal ika,” jelasnya di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (20/11/2020).

Kapolrestabes Surabaya, Jhonny Edizon Isir saat menerima organisasi Sahabat Polisi Cabang Surabaya di Mapokrestabes Surabaya, Jumat (20/11/2020). (Manik Priyo Prabowo)

Sementara itu Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edizon Isir menjelaskan, peran serta Sahabat Polisi di Surabaya sangat banyak. Selain mendidik dan menepis isu hoaks, mereka nantinya juga bisa menyampaikan edukasi protokol kesehatan. Sebagai Sahabat Polisi kapolrestabes juga menekankan bahwa anggota Sabahat Polisi tak boleh melanggar aturan hukum yang berlaku.

“Dibutuhkan peran aktif masyarakat yang bersinergi dan mendukung Polri dalam melaksanakan tugas, fungsi dan wewenangnya,” paparnya.

Lebih lanjut lulusan Adimakayasa 1996 menjelaskan, Sahabat Polisi sengaja dibentuk agar polisi Indonesia makin di sayang masyarakat. Mengingat tantangan Polri ke depan akan semakin berat, khususnya di era yang serba digital.

Oleh sebab itu, menekan adanya penyebadan isu hoaks juga perlu digaungkan. Sehingga masyarakat yang hidunya tak jauh dari sosial media tak akan termakan isu oalsu atau menyesatkan tersebut.

“Banyak peranan yang bisa dilakukan. Kami harapkan semua ini bisa membantu Polri dalam mencapai Kamtibmas kondusif dan masyarakat pun produktif,” tandasnya. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar