Hukum & Kriminal

Sabu-sabu Balongbendo Sidoarjo, Begini Modus Transaksinya

Sidoarjo (beritajatim.com) – Unit Reskrim Polsek Balongbendo berhasil meringkus Bayu Diki Setiawan alias Celek (23) dan M Khulafaur Rosyidin alias Kotop (21) dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Keduanya warga Desa Penatarsewu Rt 04/01 Kecamatan Tanggulangin.

“Kedua tersangka ini merupakan jaringan Junaedi Sukodono yang juga sudah diamankan Satreskoba Polresta Sidoarjo,” kata Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Purwanto, Selasa (30/7/2019).

Sugeng menambahkan, kasus ini bermula dari pesanan sabu dari seseorang yang bernama Bandi kepada tersangka Bayu Diki yang memesan sabu-sabu seberat 5 gram dengan harga Rp 2,5 Juta yang ditransfer melalui BCA ke rekening Bayu Diki.

Hari itu juga tersangka langsung memesan sabu-sabu kepada Junaedi di Sukodono. Tersangka ini sebelumnya sudah 3 kali memesan barang haram ke Junaedi ini.

“Barang haram tersebut diberikan oleh Junaedi di kolam pemancingan Sukodono kepada Bayu,” ungkapnya.

Masih kata Sugeng, barang haram yang dibeli dari Junaedi ternyata oleh tersangka diberikan kepada seseorang yang bernama Bogrek yang memesan lebih dulu ke tersangka Bayu di SPBU Candi seberat 4 gram.

“Sisa 1 gram sabu-sabu yang ada, diambil sebagian untuk digunakan bersama tersangka Khulafaur Rosyidin di WC umum lapangan Penatarsewu,” jelasnya.

Kedua tersangka ditangkap anggota Unit Reskrim saat akan menyerahkan sabu-sabu pesanan di Desa Lambangan Wonoayu. Barang bukti sabu-sabunya HP dan motor yang digunakan tersangka diamankan anggota.

“Kedua tersangka ini biasa mengedarkan sabu-sabu di daerah Tanggulangin, Candi, Sukodono dan Wonoayu. Kita akan terus kembangkan kasus ini dan berupaya untuk memberantas peredaran narkoba di Wilayah hukum Balongbendo khususnya dan Sidoarjo umumnya,” jelas Sugeng.

Dalam kasus penyalahgunaan narkoba ini, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 112 (1).114 (1) UU RI Nomor 35 tentang Narkotika. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar