Hukum & Kriminal

Rutan Khusus Perempuan Segera Ada di Porong

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kemenkumham Jatim mulai membangun Rumah Tahanan (Rutan) khusus perempuan di atas lahan seluas 40 x 350 meter persegi di Desa Kebonagung, Kec. Porong. Lokasinya masih berdekatan dengan Lapas Kelas I Surabaya di Porong.

Rencananya Rutan Perempuan itu, target pembangunanya selesai akhir 31 Desember 2019. Bangunan itu bakal langsung ditempati pada awal Tahun 2020 yakni dengan memindahkan 170 napi perempuan yang kini menempati Rutan Medaeng, Kecamatan Waru.

“Rencananya Rutan Perempuan di Porong ini bakal menampung 400 sampai 500 napi dan tahanan. Karena sekarang yang dititipkan di Rutan Medaeng kapasitasnya seharusnya berisi 32 orang sudah menampung 170 orang napi,” terang Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Susy Susilawati, Rabu (16/10/2019).

Selama ini, lanjut Susy di Kanwil Kemenkumham Jatim baru ada Lapas Perempuan yang ada di Lowokwaru, Malang. Sedangkan lainnya masih dijadikan satu dengan Lapas di setiap kabupaten/kota di UPT Kanwil Kemenkumham Jatim.

“Nah pembangunan Rutan Perempuan ini, kami ingin memberikan pelayanan yang lebih manusiawi. Contoh di Rutan Medaeng meski napi perempuan dan laki-laki bloknya berbeda tetapi pintu masuknya kan masih tetap sama. Rutan Perempuan di Porong ini nanti solusinya,” terangnya.

Karena itu, kata Susy pihaknya menggelar sidak ke lokasi pembangunan Rutan Perempuan Surabaya di Porong itu. Hal itu lantaran pembangunanya menjadi perhatian serius Pimti Pratama Kanwil Kemenkumham Jatim.

“Kami tempatkan lokasinya di Porong karena di Surabaya sulit mencari lahannya. Meski yang ideal harusnya di Surabaya,” jelas Susy.

Sementara PPK Pembangunan Rutan Perempuan, Sulardi menegaskan rencananya Rutan Perempuan bakal dibangun dua lantai.

Namun karena waktunya pendek tahap pertama pembangunannya diselesai satu lantai daluhu untuk menampung sekitar 170 napi perempuan yang ada di Rutan Medaeng.

“Tahap dua akan dikerjakan tahun berikutnya karena anggarannya ini dari APBN. Jadi harus diselesaikan dulu tahap pertamanya agar awal Tahun 2020 bisa dioperasionalkan,” jelas Kabid Harian Kamtib Lapas Kelas I Surabaya. [isa/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar