Hukum & Kriminal

Rusak CCTV, Pencuri di Toko Swalayan Badegan Ponorogo Bawa Kabur Uang Rp 8,5 Juta

Toko swalayan di jalan Ponorogo-Wonogiri ini menjadi sasaran pencurian. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pencurian yang menyasar toko swalayan terjadi di Ponorogo. Tepanya di jalan raya Ponorogo-Wonogiri Desa/Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo. Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) itu diduga dilakukan dinihari. Sebab, karyawan toko baru mengetahui saat membuka toko pada Kamis (17/9/2020) pagi.

“Saksi atau karyawan  baru mengetahui ada  pencurian saat membuka toko, Dia curiga di dalam keadaannya berantakan,” kata Wakapolsek Badegan Ipda Munadi, saat dikonfirmasi Kamis siang.

Setelah mengecek keadaan toko, dimana ada atap yang rusak, barang dagangan berserakan. Selain itu juga mengecek uang dikasir senilai Rp 4,5 juta dan uang disimpan di ruangan kantor senilai Rp 4 juta raib, karyawan tersebut melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Badegan.

“Kami langsung melakukan olah TKP. Selain menggasak uang yang di kasir dan brankas kantor, maling juga mengambil sejumlah barang dagangan,” katanya.

Polisi menduga, pencurian itu dilakukan pada malam hari, masuk ke toko melalui atap. Sebab dari olah TKP atap dalam kondisi rusak. Selain meminta keterangan karyawan, petugas juga meminta keterangan dari penjaga toko. Penjaga tersebut mengaku sedang tidur saat kejadian terjadi. Sehingga tidak mengetahui kejadiannya.

“Penjaga toko yang biasanya bersih-bersih itu  sedang tidur  di rumah belakang toko tersebut,” katanya.

Hasil pemeriksaan closed circuit television (CCTV), diketahui CCTV tersebut tidak berfungsi. Sebab, saat kejadian CCTV tidak merekam. Pelaku dengan sengaja memutus kabel dari CCTV tersebut. Mundai menduga jika kemungkinan besar pelakunya meruapakan orang lokal.

“Kabel CCTV  oleh pelaku dirusak, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar