Hukum & Kriminal

Rumahnya Dipakai Untuk Pesta Sabu, Kasiati Dituntut 7 Tahun

Terdakwa Kasiati binti Ngatemi, menjalani sidang di ruang Cakra PN Surabaya secara online, Senin (22/02/2021).

Surabaya (beritajatim.com) – Kasiati binti Ngatemi dituntut pidana penjara selama tujuh tahun oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU) Duta Mellia SH dari Kejari Tanjung Perak Surabaya. Selain itu, dia juga diharuskan membayar denda Rp 1 miliar apabila tidak mampu dibayar, maka digantikan pidana kurungan tiga bulan.

Oleh JPU, Terdakwa dinyatakan bersalah lantaran tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I jenis sabu-sabu.

“Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana sesuai Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat(1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ujar Jaksa dalam tuntutannya.

Sebelum Jaksa membacakan tuntutan, terlebih dahulu dilakukan pemerikaaan saksi penangkap dari Kepolisian, Hadi Iswanto menerangkan telah menangkap terdakwa di lantai bawah rumahnya jalan Sidorame Baru.

Di lantai dua, sabu tersebut akan diberikan suaminya yaitu Mustain, dan rencana dua poket sabu itu akan dipakai bersama sama dengan ketiga saksi lainnya.

Menurut saksi, terdakwa memang menyediakan tempat untuk pesta sabu di rumahnya. Saat ditangkap, dua poket sabu dalam penguasaan terdakwa Kasiati.

Terhadap kesaksian polisi, terdakwa menyatakan benar, semua dilakukan untuk mencari nafkah , dan setiap beli sabu atas perintah Mustain, suami terdakwa.

Diketahui, bahwa pada hari Sabtu tanggal 10 Oktober 2020 sekira pukul 19.00 wib di jalan Sidorame baru, Surabaya terdakwa mendatangi Ali (DPO), untuk membeli dua poket sabu harga 200 ribu dan 150 ribu, uang dari saksi Mustain (berkas terpisah).

Terdakwa pulang ke rumah, sabu diberikan kepada Mustain. Selanjutnya, sekira pukul 20.0p wib, saksi Hadi Iswanto dan saksi Fahriyanto, anggota Polsek Semampir melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap terdakwa Kasiati dan saksi Mustain bin Mustofah (berkas terpisah), saksi Sarip Zainal, saksi Agus Setiawan dan Saksi Fajar Hariyanto (keempatnya dalam berkas terpisah).

Ditemukan di lantai dua rumahnya 1 poket sabu 0,40 gram dan 1 poket sabu 0,33 gram, diakui milik bersama.
Selanjutnya, terdakwa Kasiati, Mustain, Sarip Zaenal Arifin, Agus Setiawan, dan Fajar Hariyanto, beserta barang bukti dibawa ke Polsek Semampir. [uci/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar