Hukum & Kriminal

Padahal Sudah Pasang CCTV, Ganti Gembok, Meninggikan Pagar

Rumah Ini Tiap Minggu Kemalingan, Sampai 7 Kali

Sidoarjo (beritajatim.com) – Malang benar nasib pasangan suami isteri, Mustain dengan Eliana Hidayati, warga perumahan Sidokare Asri Sidoarjo ini.

Rumahnya kerap jadi sasaran aksi pencurian. Bahkan sudah tujuh kali ini barang berharganya dicuri oleh pelaku dengan dugaan ciri fisik yang sama.

Merasa tak nyaman dan terancam, akhirnya aksi pembobolan itu dilaporkan ke Polresta Sidoarjo, Selasa (18/2/2020). “Ini aksi pencurian kali ke-7,” kata Mustain, Kamis (20/2/2020).

Dia menambahkan, ulah pelaku itu terekam kamera CCTV. Pencuri beraksi pada pukul 10.30 WIB. Pelaku seolah-olah tahu rumah sedang ditinggal penghuni. Pelaku terlihat sangat santai dan keluar dari semak-semak belakang rumah Mustain.

“Pelaku memakai masker di wajahnya dan bertopi. Untuk masuk rumah, seorang pelaku itu membobol tembok dapur,” ungkapnya.

Mustain menjelaskan, pelaku sepertinya sangat memahami kondisi rumah korban. Antara dapur dan ruang tengah ditutup pintu besi, maling tetap bisa membukanya. Setelah itu, dia mengobok-obok kamar. “Yang diambil uang, gelang emas, dan HP. Ada dua HP, tapi yang bagus yang diambil,” tukasnya.

Pencurian baru diketahui Eliana istrinya pada sore hari sekitar pukul 17.00. Pelaku seakan sudah merancang aksinya. “Setiap minggu kami kemalingan,” sebut Mustain.

Menurut korban, maling sudah tujuh kali beraksi di rumahnya. Pencurian tiga kali dilakukan pada akhir 2019. Awal tahun ini, maling tiga kali membobol tempat tinggalnya. Bahkan, saat pencurian kelima, Eliana dibuat jantungan. Pelaku datang pada pukul 20.00. Eliana mendengar suara pintu didobrak. “Isteri saya langsung berteriak dan malingnya kabur,” katanya.

Berbagai cara telah dilakukan pasutri itu agar tak menjadi sasaran aksi pencurian. Mulai meninggikan pagar dan memasang kamera CCTV, tetap saja kemalingan. Setelah lima kali ada pencuri masuk, Mustain mengganti seluruh kunci dalam dan luar rumah. “Malah tembok yang dirusak,” katanya keheranan.

Pitono, salah seorang tetangga korban, membenarkan bahwa rumah Mustain memang kerap kali dibobol. “Karena kalau siang sepi, ditinggal kerja,” ucap Pitono.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Ali Purnomo menyatakan bahwa polisi sudah menerima laporan Mustain. “Iya masih kami selidiki kasus itu,” tegasnya. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar