Hukum & Kriminal

Rugikan Korban Hingga Rp 1 Miliar, Bos Tanah Kavling Malah Dibebaskan

Gresik (beritajatim.com)- Terdakwa Muis Al Fadhi (29) bos tanah kavling asal Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Gresik, malah dibebaskan dari seluruh dakwaan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Muis diseret ke ‘meja hijau’ karena diduga merugikan banyak korban hingga Rp 1 miliar. Terdakwa dibebaskan karena tindakannya bukan ke ranah pidana melainkan perdata.

Ketua majelis hakim saat memimpin sidang Edy tidak sependapat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Imum (JPU) Nurul Istiana yang sebelumnya menuntut Direktur PT Kavling Hijau itu selama 3 tahun penjara. Terdakwa dijerat pasal 378 dan pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

Namun, hakim berpendapat bahwa dalam perkara tersebut tidak ditemukan unsur melawan hukum terkait perbuatan terdakwa. Pasalnya, hubungan terdakwa dan korban merupakan hubungan jual beli. Ditandai dengan surat akte jual beli dan ikatan jual beli.

“Memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya,” kata Eddy sebelum menutup persidangan, Rabu (24/07/2019).

Sementara, penasehat hukum terdakwa, Wagiman Somodimedjo mengaku dirinya bersyukur. Putusan hakim sesuai dengan nota pembelaannya. Bahwa, perkara yang dialami kliennya masuk ranah perdata.

“Berdasarkan fakta persidangan, perbuatannya memang terjadi. Namun, tidak ada unsur melawan hukum,” ungkapnya.

Menanggapi kasus ini, Kasi Pidum Kejakaan Negeri (Kejari) Gresik Edrus mengaku akan mengajukan kasasi. Dirinya tidak sependapat dengan putusan hakim.

“Kami pasti ajukan kasasi. Sebab, perkara tersebut masuk pidana karena ada unsur penggelapan,” pungkasnya. [dny/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar