Hukum & Kriminal

Ribuan Pengedara Ditilang di Mojokerto, Didominasi Pengendara Dibawah Umur

TILANG-Petugas gabungan saat menggelar Operasi Patuh Semeru 2019 di Jembatan Timbang Trowulan. Selasa (10/9/2019) Foto : Misti/beritajatim

Mojokerto (beritajatim.com) – Selama digelar Operasi Patuh Semeru 2019, Satlantas Polres Mojokerto memberikan tilang kepada 3.304 pengendara. Pelanggaran didominasi pengendara dibawah umur yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Operasi gabungan tersebut digelar di Jembatan Timbang tepatnya di Jalan Raya Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Di hari ke-13, pihak kepolisian melakukan penindakan terhadap 35 kendaraan yang melakukan pelanggaran.

Para pengendara kendaraan roda dua yang melintas di Jembatan Timbang Trowulan diminta untuk masuk. Petugas memeriksa kelengkapan baik surat-surat maupun kendaraannya. Mereka yang melanggar langsung diberi surat hilang dan sidang di tempat.

Jaksa Penuntut dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto dan hakim dari Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto sudah berada di meja yang sudah disediakan. Para pengendara yang melanggar langsung menjalani sidang di tempat.

KBO Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Sutakat mengatakan, total pelanggaran dalam Operasi Patuh Semeru 2019 yang digelar sejak tanggal 29 Agustus lalu sebanyak 3.304 pelanggaran. “Rata-rata di bawah umur, yakni hampir 60 persen dan tidak bawa helm,” ungkapnya, Selasa (10/9/2019).

Masih kata KBO, alasan para pengendara dibawah umur membawa kendaraan tersebut karena jarak rumah dengan sekolah jauh. Sementara tidak ada yang bisa mengantar ke sekolah sehingga mereka membawa kendaraan bermotor ke sekolah.

“Anak sekolah, rata-rata belum bisa mengendarai tapi orang tua memaksa karena rumah jauh sebenarnya tidak boleh, seharusnya dikasih himbauan atau diantar. Fenomena di lapangan tidak seperti itu. Kita sudah memberikan sosialisasi ke sekolah terkait hal ini,” katanya.

Namun, lanjut KBO, karena alasan jarak sekolah dengan rumah jauh dan tidak ada yang nengantar sehingga mereka terpaksa membawa kendaraan sendiri. Menurutnya, dampak jika pengendara dibawah umur karena mereka belum menguasai kendaraan dan tidak memiliki SIM.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar