Hukum & Kriminal

Resmi Ditutup, Bangunan TMMD di Gresik Wajib Dijaga

Gresik (beritajatim.com) – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 0817 Gresik resmi ditutup. Bertempat di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Rabu (13/07/2021), penutupan dilakukan oleh Kepala Staf Kodam V/ Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiyawan.

Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), Dandim 0817 Gresik, Letkol Inf Taufik Ismail bersama jajaran Forkopimda juga hadir di penutupan TMMD.

Dalam laporannya, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail menuturkan, kegiatan TMMD di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng progresnya sudah mencapai seratus persen, baik itu kegiatan fisik maupun non fisik.

“Kegiatan fisik seperti, renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga sudah rampung seratus persen,” tuturnya.

Selain itu, juga penyemprotan disinfektan dan bersama Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi dan berbagai penyuluhan kepada masyarakat.

Untuk kegiatan non fisik, meliputi penyuluhan atau sosialisasi tentang peran serta UMKM, 10 program pokok PKK, penyuluhan stunting dan perbaikan gizi, wawasan kebangsaan hingga penyuluhan bahaya narkoba juga sudah rampung seratus persen.

Bupati Gresik, Gus Yani mengatakan, mengpresiasi terhadap apa yang telah dilakukan TNI dalam pelaksanaan TMMD. Terlebih, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Kodim 0817 Gresik tetap berkarya untuk masyarakat.

“Selaku pimpinan daerah memberikan apresiasi terhadap program TMMD yang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan yang sudah dilaksanakan selama pelaksanaan TMMD harus dipelihara dan dijaga dengan baik oleh masyarakat. Serta dipergunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Mari bersama-sama kita jaga dan pelihara. Prorgam ini jangan hanya bersifat sementara saja, namun kita selaku pemerintah daerah juga siap meneruskan pembangunan yang sudah dilaksanakan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiyawan mengatakan, TMMD merupakan sinergitas TNI, polri, Pemda, dan stakeholder yang dapat meningkatkan solidaritas dalam membangun negeri yang sasarannya adalah sasaran fisik maupun nonfisik.

“Program TMMD diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi di daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.

Selain itu lanjut Agus, TMMD melalui beberapa kegiatannya diharapkan juga mampu menjadi pemicu adanya kasadaran masyarakat tentang wawasan kebangsaan, bela negara dan upaya pencegahan paham radikalisme serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di desa. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar