Hukum & Kriminal

Residivis Pembunuhan Ini Eksekutor Jambret Angkot di Surabaya, Modusnya Muntah

 Sugiyono (50) residivis pembunuhan dan pelaku pencopetan saat jalani pemeriksaan di Mapolsek Gayungan, Surabaya, Kamis (3/10/2019).(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Satu buron kasus penjambretan dengan modus muntah di lyn kuning jurusan Surabaya Sidoarjo akhirnya berhasil dibekuk. Keberhasilan petugas dikarenakan sebelumnya Polsek Gayungan sudah menangkap tersangka Abdul Rokib (47) warga Jalan Sencaki, Simokerto, beberapa waktu lalu. Sang eksekutor Sugiyono (50), berhasil ditangkap saat berada di rumahnya Jalan Bendul Merisi Besar Selatan Buntu, Wonokromo. 

Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktianto mengatakan, setelah menangkap Sugiono pihaknya mendapati data base bahwa tersangka merupakan residifis pembunuhan.

“Saat Penggerebekan dilakukan tersangka tidak mengelak jika dirinya memang menjambret di lyn kuning yang berhasil kabur,” jelasnya kepada beritajatim.com, Kamis (3/10/2019).

“Tersangka langsung kami bawa ke Mapolsek Gayungan saat itu,” lanjutnya.

Menurut penjelasan tersangka, Ia duduk di samping target. Saat rekan tersangka bernama Rokib beraksi muntah, ia langsung beraksi dengan mengambil dompet korban. Jika berhasil menggasak dompet korban,  ia memberi kode ke temannya tersebut untuk segera turun dengan alasan mual muntah.

Jika aksinya berhasil mereka selanjutnya, mereka membagi hasil jambretnya tersebut. Sayangnya, aksi terakhir diketahui korban dan korban berteriak sampai akhirnya Rokib sebagi pengalih perhatian korban ini pun tertangkap.

“Biasanya ia mengincar dompet atau barang berharga lainnya. Ia bisa dengan cepat kabur karena berada di pintu keluar,” katanya.

Dari penyidikan diketahui, tersangka ini pernah ditahan karena kasus pembunuhan pada 2005 silam. Sementara Rokib ini diketahui merupakan residivis kasus penjambretan dan sudah tiga kali keluar masuk penjara. Polisi masih menyelidiki lagi sepak terjang kedua tersangka ini. Diduga masih banyak masyarakat yang menjadi korban kedua tersangka ini. “Keduanya ini memang residivis dan sudah keluar masuk penjara. Kami masih menyidik keduanya,” jelasnya. (Man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar