Hukum & Kriminal

Residivis Kasus Curanmor Diringkus Polres Mojokerto, Satu Pelaku Masih DPO

Kapolres Mojokerto, AKBP Doni Alexander. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satreskrim Polres Mojokerto mengamankan satu pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Budianto (48). Namun satu pelaku lainnya masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Residivis kasus yang sama warga Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya ini diringkus pada, Senin (21/9/2020) sekira pukul 15.00 WIB. Saat pelaku hendak bertransaksi menjual sepeda motor nopol S 2640 NAC milik korban Dwi Asrini (32).

Anggota Satreskrim Polres Mojokerto yang bekerja sama dengan Polsek Kenjeran langsung meringkus pelaku berikut barang bukti. Barang bukti tersebut merupakan sepeda motor milik warga Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Sepeda motor tersebut diambil saat ditinggal korban terparkir di halaman samping rumah. Pelaku masuk dan merusak gembok pagar rumah dan kunci sepeda motor menggunakan kunci T. Sebelumnya, pelaku bersama temannya melakukan aksi yang sama di Mojokerto.

Pelaku mengambil sepeda motor Honda Vario nopol S 2029 NAV dan telah dijual ke Madura dengan harga Rp3,5 juta. Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sepeda motor Honda Beat nopol S 2640 NAV.

Sepeda motor Honda Vario tanpa nopol, dua buah Handphone (HP), dua lembar STNK sepeda motor nopol L 5416 CA dan L 5009 F serta tiga buah anak kunci sepeda motor Honda. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian.

Kapolres Mojokerto, AKBP Doni Alexander mengatakan, pelaku merupakan residivis. Pelaku pernah diproses di Sidoarjo, dua kali di Surabaya dan Probolinggo. “Kami masih melakukan proses pengembangan ke TKP yang lain,” ungkapnya, Selasa (13/10/2020). [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar