Hukum & Kriminal

Residivis Dihadiahi Timah Panas

Sidoarjo (beritajatim.com) – Muhammad Syamsul Arifin (24) residivis kasus curanmor asal Dusun Gedongsari, Desa Labruk Kidul, Kec. Sumbersuko, Lumajang dapat hadiah timah panas di bagian kakinya.

Timah panas anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo menyasar, karena saat ditangkap, dia melakukan perlawanan dan hendak kabur melarikan diri.

Syamsul telah melakukan aksi pencurian dengan jaringan tersangka lain sebanyak 60 kali. Rinciannya dengan tersangka Joshua dan Riski Kristanto (ditahan) sebanyak 40 kali dan dengan tersangka IL dan MA (dinyatakan DPO) sebanyak 20 kali.

“Tersangka ini residivis yang sudah keluar masuk penjara dalam kasus yang sama. Sebelumnya ditahan 1,5 tahun sekarang berulah lagi. Rata-rata aksinya di wilayah Sidoarjo,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Senin (29/7/2019).

Zain mengungkapkan sasaran motor yang dicuri tersangka yakni jenis Yamaha N Max, Vixion serta Honda Vario. Sedangkan lokasi sasarannya motor yang di parkir di halaman rumah, parkiran minimarket, apotik dan toko klontong yang tidak ada juru parkirnya.

“Semua hasil curian dijual ke Madura karena sudah ada penadahnya. Hasil penjualan digunakan untuk membeli narkoba dan minuman keras (miras),” paparnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu unit Sepeda motor Yamaha N MAX warna Hitam bernopol W 5725 XX, satu unit Sepeda Motor Honda Beat Street warna hitam bernopol L 4521 XX, sebuah besi berbentuk T dan empat pasang Plat Nomor motor.

Dalam kasus ini, tersangka Muhammad Syamsul Arifin alias Menje dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan yang mempunyai ancaman hukumannya 5 tahun penjara. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar