Hukum & Kriminal

Residivis Cabul Kembali Ditangkap Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Meski sudah merasakan pahitnya jeruji besi selama setahun, JS (56) kembali cabuli anak SD kelas 3. Korban kedua yang tak lain adalah anak dari penghuni kos yang pelaku jaga ini trauma.

Kanit PPA Iptu Fauzi menjelaskan, pelaku ini sudah beberapa kali cabuli anak di kos yang dijaga tersebut.

Padahal, menurut catatan kepolisian pelaku pernah mendekam di penjara usai mencabuli bocah kelas 1 SD beberapa tahun lalu. Usai bebas, pelaku kembali tak bisa menahan nafsunya ke anak kecil.

“Pria paruh baya 56 tahun kali ini korbannya bocah berinisial R (9), warga Surabaya. Akibatnya, ia harus kembali menjadi penghuni tahanan. Awalnya pelaku kepergok orang tua korban saat mencabuli putrinya yang masih duduk di bangku SD kelas 3. Tak terima atas perlakuan bejat pelaku, orang tua R pun melaporkan kejadian tersebut,” jelas Iptu Fauzi kepada beritajatim.com, Rabu (27/1/2021).

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Fauzi, kepada petugas pelaku mengaku jika pelaku merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2000. Meski sudah mendekam di penjara, pelaku tak bisa berhenti dari aksi bejatnya tersebut.

Pada hari Sabtu (23/1/2021) lalu, sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku membujuk korban ke kamar kos dengan iming-iming akan meminjamkan HP-nya untuk bermain game.

Setelah itu, pelaku mulai menciumi paha korban dan menyingkap celana dalam korban dan mencabuli korban. Hingga akhirnya pelaku ketahuan aksi bejatnya tersebut. “Karena nafsu pelaku sudah memuncak, pelaku menyetubuhi korban,” lanjut Fauzi.

Fauzi menambahkan pada saat orang tua korban kembali dari berjualan, mencari putrinya sedang tidak berada di rumah. Setelah berupaya mencari, orang tua korban mendobrak pintu kamar dan memergoki putrinya ‘digenjot’ pelaku yang sedang telanjang bulat.

“Orang tua korban memergoki pelaku ini telanjang bulat saat melakukan aksi bejatnya,” tutup Fauzi. (man/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar