Hukum & Kriminal

Razia Gabungan, Petugas Temukan Sabu dan Alat Hisap di Lapas Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Petugas gabungan dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Kediri bersama BNN Kota Kediri menggelar razia terhadap warga binaannya. Hasilnya, petugas menemukan narkotika jenis sabu-sabu, pil dobel L beserta alat hisap yang diduga milik tahanan.

Pihak Lapas Kelas 2A Kediri menyerahkan barang bukti tersebut ke Satuan Reskoba Polresta Kediri untuk penyelidikan lebih lanjut. “Pihak Lapas menggelar razia bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri yang dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB sampai 22.00 WIB,” jelasnya, Senin (16/12/2019).

Pihak Lapas dan BNN Kota Kediri saat melakukan razia dan penggeledahan di tiga blok. Petugas menemukan satu paket sabu dan ratusan pil dobel L serta alat isap di sekitar tempat sampah blok B. Barang tersebut diduga milik warga binaan yang dibuang saat razia.

“Saat dilakukan penggeledahan dalam blok, petugas memang belum menemukan barang mencurigakan milik warga binaan. Saat memeriksa lokasi luar ruang tahanan, petugas baru menemukan benda mencurigakan,” imbuhnya.

Barang bukti yang ditemukan berupa narkotika golongan I jenis sabu dengan berat 0,58 gram beserta plastik pembungkusnya, obat keras jenis pil dobel L sebanyak 100 butir, dan seperangkat alat isap narkotika jenis sabu.
“Alat hisap ini terdiri dari 7 buah pipet kaca dan 2 buat botol yang terhubung dengan sedotan,” tuturnya.

Perlu diketahu, barang bukti tersebut ditemukan di dekat tempat sampah dalam blok B Lapas Klas 2A Kota Kediri. Namun warga binaan Lapas, sampai saat ini belum ada yang mengaku sebagai pemilik. Satreskoba sementara ini masih melakukan proses penyelidikan terkait kepemilikan barang-barang haram tersebut. [nng/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar