Hukum & Kriminal

Ratusan Warga Binaan Rutan Banjarsari Gresik Divaksin Tahap Pertama

Gresik (beritajatim.com) – Untuk mencegah penularan virus Covid-19. Sebanyak 324 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) kelas II Banjarsari Cerme, Gresik divaksin tahap pertama.

Pelaksanaan vaksinasi itu, dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), Puskemas Cerme serta Dispendukcapil Gresik. Keberadaan dinas catatan sipil itu untuk mendata NIK yang tercantum di e-KTP.

Sebab sesuai SOP-nya, sebelum divaksin dimulai dari screening, pelaksanaan vaksin dan observasi. Ada 25 tenaga medis yang dilibatkan. Sedangkan vaksin yang digunakan adalah ‘Astra Zanneca’. Namun, dari 324 warga binaan. Hanya 243 orang yang lolos screening. Sementara 81 orang tidak lolos.

Kepala Rutan Kelas IIB Banjarsari Aris Sukiadi menuturkan, total ada 739 orang yang terdata, 508 yang telah divaksin dan 153 orang tidak lulus screening serta 78 orang NIK-nya tidak valid.

“Kami sudah mendata untuk pelaksanaan vaksinasi kedua yang terdata sebanyak 324 orang,” tuturnya, Minggu (1/08/2021).

Aris menambahkan, vaksinasi ini dilakukan untuk memperkuat para daya tubuh warga binaan agar tidak mudah tertular mengingat kondisi Rutan Banjarsari Gresik sudah overload.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cerme dr Sukadi mengatakan, dirinya memberi pemahaman kepada warga binaan setelah divaksin, bukan berarti 100 persen bebas dari covid. Tapi, lebih untuk melindungi bila suatu saat kena, tidak dalam kondisi berat karena sudah terbentuk antobodi.

“Ada beberapa efek samping vaksin ini yang bisa ditimbulkan. Misalnya, ada rasa mengantuk yang luar biasa, meriang dan nyeri,” katanya.

Kendati demikian lanjut dia, tidak perlu kuatir karena ini merupakan efek samping dari V
vaksin AstraZanecca. Hal ini wajar karena terjadi ketika tubuh sedang membangun sistem imun (antibodi).

Ada yang menarik saat pelaksanaan vaksi ini. Salah satu warga binaan yang memiliki tato banyak di tubuhnya. Saat disuntik vaksin malah gugup. Dengan sigap para petugas
segera membantu proses vaksinasi agar berjalan dengan lancar.

“Nyalimu tak se-sangar tatomu,” ujar Kepala Rutan Banjarsari Aris Sukiadi sambil tertawa saat menyaksikan pelaksanaan kegiatan vaksin,” pungkasnya. (ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar