Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Polres Magetan

AKP Trifonia Situmorang Kasat Lantas Polres Magetan bersama Kapolres AKBP Yakhob Silvana Delareskha dan Waka Polres Kompol Suhono, saat memusnahkan knalpot brong di halaman Polres Magetan, Kamis 30/12/2021)

Magetan (beritajatim.com) – Menjelang Natal dan Tahun Baru, Polres Magetan menggelar operasi pada kendaraan yang tak sesuai standar, salah satunya yang berknalpot brong. Total mencapai 231 knalpot brong dari kendaraan yang diamankan Polres Magetan. Knalpot tersebut lantas dipotong dari kendaraan dan dimusnahkan.

Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah antisipasi gangguan kamtibmas yang bisa dipicu dari polusi suara knalpot brong. Pihak ingin Tahun Baru situasi bisa kondusif. Sekaligus, memberikan rasa aman pada masyarakat.

”Disampaikan kepada seluruh masyarakat Magetan bahwa dalam menyambut tahun baru 2022 ini Satlantas Polres Magetan melaksanakan kegiatan simpatik yang dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat Ngawi. adapun dalam pelaksanaan kegiatan simpatik jajaran Lalu Lintas Polres Magetan selalu mensosialisasikan kepada masyarakat,” kata Yakhob usai gelaran anec akhir tahun di Polres Magetan, Kamis (30/12/2021) .

AKP Trifonia Situmorang Kasat Lantas Polres Magetan bersama Kapolres AKBP Yakhob Silvana Delareskha dan Waka Polres Kompol Suhono, saat memusnahkan knalpot brong di halaman Polres Magetan, Kamis 30/12/2021)

Pihaknya telah melaksanakan imbauan kepada seluruh masyarakat terkait penggunaan Knalpot Brong yang mengakibatkan kenyamanan/bising, polusi. Sehingga hal tersebut melanggar pasal 285 Ayat 1 Jo Pasal 106 Ayat (3) Dan Pasal 48 Ayat (2) dan Ayat (3) dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp. 250.000,-.

”Penggunaan Knalpot Brong atau racing sangat mengganggu kenyamanan dan meresahkan masyarakat terutama ketika malam hari, oleh karena itu saya menghimbau kepada masyarakat khususnya para pemuda untuk bisa lebih disiplin dalam mentaati peraturan lalu lintas termasuk pelarangan penggunaan knalpot brong,” lanjut Yakhob.

Para pemilik kendaraan bisa mengambil kendaraan jika sudah membawa knalpot yang sesuai dengan standar pabrik. Sekaligus, membawa surat bukti putusan hakim. Barulah, pihaknya bakal menyerahkan kendaraan pemilik. ”Saat ini sudah ada 115 kasus yang disidangkan. Kemungkinan Januari tuntas semua. Patroli tetap kami gelar, sehingga kami harap warga bisa menggunakan kendaraan yang onderdilnya sudah sesuai standar,” kata AKP Trifonia Situmorang, Kasat Lantas Polres Magetan.

Trifonia mengungkapkan kalau mayoritas motor tak standar itu mereka amankan dari para pengguna jalan yang biasa ditemui di jalan menuju arah Plaosan, Maospati, Kawedanan, dan Cemoro Sewu. Selain itu, juga dari kawasan Alun-Alun Magetan. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar