Hukum & Kriminal

Ranmor di Gresik Mengkhawatirkan, Kapolres Berbagi Tips

foto: ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Tingginya kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Polres Gresik sangat mengkuatirkan. Untuk itu, agar kasus ini tidak terus meresahkan masyarakat. Kapolres setempat berbagi tips guna mengantipasi aksi tindak kejahatan curanmor.

“Kami sudah melakukan berbagi upaya demi menjaga keamanan dan kenyamanan. Tentunya hal ini tidak akan berhasil jika tidak didukung masyarakat itu sendiri,” ujarnya, Sabtu (3/04/2021).

Alumni Akpol 2001 itu menuturkan, kesadaran keamanan barang pribadi menjadi tanggung jawab kita bersama. Rumusnya, kejahatan tidak akan terjadi kalau tidak ada kesempatan. “Kami memberikan enam tips khusus untuk mengantisipasi curanmor,” imbuhnya.

Adapun enam tips kata Arief, untuk mengantisipasi kasus curanmor. Pertama, parkir ditempat yang aman. Jangan parkir ditempat yang sepi atau tempat yang tidak ada petugas parkirnya. Kedua, jangan tinggalkan kunci di sepeda motor dan surat-surat penting lainnya di dalam jok motor.

Hal ini karena sering dijumpai beberapa pengendara masih ada yang meninggalkan SIM dan STNK di dalam jok kendaraan. Hal ini sangat tidak dianjurkan, mengingat akan bahayanya jika motor tersebut sampai raib.

Tips ketiga, kunci setang kekanan, agar menyulitkan pelaku karena lubang kunci tertutup setang. Berikutnya keempat, tambahkan kunci ganda atau kunci rahasia. Bila perlu tambahkan gembok khusus rem cakram roda depan motor anda.

Selanjutnya kelima kunci magnet segera setelah memarkirkan motor. Hal ini sangat dianjurkan guna mempersempit pelaku untuk membuka stop kontak kendaraan. Kemudian keenam bagi yang tinggal di rumah, kos, kontrakan, warnet, atau bertamu usahakan motor diparkir didalam rumah atau tempat yang dapat dipantau.

“Harapan kamk tips ini dapat berguna bagi masyarakat, mempersempit ruang gerak pelaku dan menurunkan angka curanmor di wilayah hukum Polres Gresik,” pungkas Arief. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar